Tega! Penguasaha Aniaya Pembantu Hingga Tewas

bareskrimMEDAN | Mohar (45) warga Komplek Family Jalan Brigjen Hamid Kecamatan Medan Johor diamankan Satreskrim Polresta Medan yang bekerjasama dengan Polsek Delitua, Minggu (23/2/2014).

Pasalnya, pengusaha burung walet ini diduga telah menganiaya hingga menyebabkan kematian Marni Baur (24) warga asal Nusa Tenggara Timur yang tak lain adalah pembantunya. “Sudah diamankan dan sekarang berada di Polresta Medan,” ujar Kanit Reskrim Polsek Delitua Iptu M Sitepu.

Dikatakan Sitepu, saat ini pihaknya tengah mendalami dugaan kasus penganiayaan dan penyekapan yang dilakukan oleh majikan. Korban. “Jika tewas karena disekap masih kita dalami, kalau informasi yang kita terima korban tewas karena sakit mag, lalu ditelantarkan ke Rumah Sakit hingga meninggal,” katanya.

Keluarga korban, Nifron mengatakan, pihak keluarga tidak mengetahui keberadaan Marni sejak tiga tahun lalu.

“Kita meminta kepolisian untuk segera mengusut kasus penyekapan dan penyiksaan yang dialami Marni. Jenazahnya sudah kita terbangkan ke NTT untuk dimakamkan,” katanya.

Informasi yang dihimpun, korban diduga menjadi tindak kekerasan majikan. Di sekujur tubuh dan wajahnya ditemukan bekas luka memar. Saat ini masih ada 24 orang lagi yang masih disekap oleh majikannya tersebut.

Sementara, kasus ini terungkap setelah salah satu rekan korban berhasil kabur dan ditolong seorang wartawan di Medan dan menceritakan peristiwa yang mereka alami. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *