Tembung Heboh | Ular Phyton Sepanjang 7 Meter Ditemukan

Ular PHYTONbareskrimMEDAN | Warga Pasar VII Tembung tumpah ruah. Ada apa ya? Ternayata di Jalan Beringin Pasar VII Dusun 11 Tembung Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deliserdang ditemukan ular sawah bercorak batik dengan panjang berkisar 7 meter dan berat 60 Kg, Selasa (25/2/2014).

Kabar ini langsung menyebar ke tengah masyarakat, sehingga menarik perhatian. Jalan sekitar Pasar VII Tembung itu mendadak menyemut. Menurut informasi di lokasi penemuan, penangkapan ular jenis phyton tersebut, sudah terjadi pada Sabtu (22/2/2014).

Namun, sejak ditangkap sampai sekarang, warga mengaku resah dengan keberadaan ular yang sudah banyak memangsa ternak penduduk tersebut.

Disamping itu, keresahan warga juga semakin bertambah, lantaran harus memelihara ular yang diketahui banyak memakan dan menghabiskan daging segar tersebut.

Awal penangkapan ular tersebut pertama sekali diketahui oleh sang pemilik rumah bernama Fitri. Sabtu pagi, Fitri baru pulang belanja dan hendak menjemur pakaian di belakang rumahnya yang masih terhampar luas persawahan berair.

Tiba-tiba, Fitri dikejutkan dengan seekor ular besar dihadapannya sedang merayap tak jauh dari rawa-rawa tersebut. Sanking terkejutnya, Fitri berteriak sambil menangis memanggil suaminya yang tengah berjaga di pembangunan perumahan tak jauh dari rumahnya.

Mendengar teriakan sang istri, Dede langsung menuju ke belakang rumahnya, dan ia pun terkejut melihat ular yang sangat besar. Lantaran tak berani menangkapnya sendiri, Dede pun memanggil 3 orang temannya yang juga warga setempat, Rizal (23), Indra (32) dan Maman (36) untuk membantu menangkapnya.

Dengan peralatan seadanya, seperti bambu besar dan kayu, ke empatnya pun berhasil menangkap ular yang baru diketahui sering memangsa ternak penduduk tersebut.

“Karena ularnya sangat besar, saya langsung memanggil 3 teman saya yang kebetulan lagi di situ. Kami menangkapnya pakai Bambu besar, sampai remuk bambu itu di lilitnya pas mau kami tangkap. Udah lama, kami beranikan diri memegangi ular tersebut bersama-sama.

Setelah itu, ular itu kami masukkan ke kandang ayam, dan memberinya makan. Dalam 1 hari, ular itu memakan 2 ekor ayam dewasa. Rencananya ular tersebut akan kami jual 700 ribu ajalah biar pulang modal,” jelas Didi bersama sang istri yang sedang hamil.

Sementara itu, warga yang lain, Siti Hadijah (56) mengatakan jika ular itu sebelumnya sepasang.

“Ular itu diduga terbawa banjir yang terjadi beberapa waktu lalu. Kemarin ada seorang anak mengatakan, jika melihat sepasang ular tak jauh dari ular betina itu ditangkap. Dipastikan yang masih berkeliaran saat ini adalah jantannya. Makanya kami menjaga anak-anak di sini, siapa tau tiba-tiba ular yang satu lagi muncul,” celotehnya. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *