Sudah 3 Kali Berkas Dugaan Korupsi Dana BOS di Sumut Dikembalikan ke Jaksa

bareskrimMEDAN | Penyidik Subdit III/Tipikor, Ditreskrimsus Poldasu sepertinya tidak mampu melengkapi bukti-bukti dugaan korupsi dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) Pemprovsu TA 2012, sebab Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejatisu sudah tiga kali mengembalikan Berita Acara Pemeriksaan (BAP-P.19) yang sempat menahan Kabag Perbendaharaan Biro Keuangan Pempropsu, Illyas Hasibuan di sel Poldasu.

Dirreskrimsus Poldasu Kombes Pol Drs Dono Indarto melalui Kanit II Subdit III/Tipikor, Ditreskrimsus Poldasu Kompol Hasan By dikonfirmasi wartawan membenarkan pengembalian BAP Illyas Hasibuan, Kabag Perbendaharaan Biro Keuangan Pempropsu.

“Sudah tiga kali BAP Illyas Hasibuan, dikembalikan Jaksa Penuntut Umum (JPU),” kata Kompol Hasan By, kepada wartawan di Medan.

Mantan Kasat Reskrim Polres Tebing Tinggi itu mengakui, pihaknya belum mampu memenuhi petunjuk jaksa, sehingga BAP sampai tiga kali dikembalikan.

Dia tidak bersedia menyebut apa-apa saja petunjuk jaksa yang belum bisa terpenuhi. Hanya saja, Hasan By mengatakan, salah satunya soal penerapan Pasal 3 UU Tipikor.

“Jaksa menyarankan kita supaya ikut memasukkan pasal 3 (ikut bersama-sama dengan orang lain)selain pasal 8 (penggelapan dalam jabatan) yang diterapkan penyidik Polri. Namun, karena Pasal 3 kurang pas untuk diterapkan kepada Illyas Hasibuan, sehingga kita tidak memasukkan pasal dimaksud,” terang Hasan tanpa merinci isi pasal 3 dan pasal 8 tersebut.

Karena sudah 3 kali BAP dikembalikan jaksa, sambung Hasan, pihaknya telah melaporkan ke KPK. Dan KPK sudah datang ke Poldasu beberapa pekan lalu.

“Beberapa minggu lalu, KPK sudah datang. Hambatan yang kita alami dalam penyidikan untuk memenuhi petunjuk jaksa juga sudah kita sampaikan ke KPK. Mudah-mudahan, dalam waktu tidak lama lagi, KPK akan memberikan petunjuk. Yang jelas, penanganan kasus korupsi dana BOS itu, kita tetap koordinasi dengan KPK,” katanya.

Bahkan, kata mantan Kanit Jahtanras Poltabes MS (skrg Polresta Medan) itu, tiga instansi penyidik yaitu Poldasu, KPK dan Kejatisu sudah pernah duduk bersama membicarakan kasus tersebut.

“Yang pasti, kasus dugaan korupsi dana BOS Pempropsu tidak akan berhenti begi saja,” kata Hasan.

Apakah kasus itu akan dilimpahkan ke KPK, Kanit II Tipikor Ditreskrimsus Poldasu itu mengatakan, tidak.

“Tidak kita limpahkan ke KPK, tapi tetap kita koordinasikan dengan KPK. Apa langkah yang akan diambil dan bagaimana perkembangan tetap kita koordinasikan dengan KPK,” imbuhnya.

Sebagaimana diketahui, Kabag Perbendaharaan Biro keuangan Pempropsu, Illyas Hasibuan sempat ditahan Tipikor Poldasu didalam tahan selama 2 bulan, dalam kasus dugaan korupsi dana BOS untuk Kodya Medan, TA 2012 sebesar Rp.17 miliar.

Namun, karena JPU mengembalikan BAP hingga batas waktu penahanan habis sementara Tipikor Poldasu tidak mampu memenuhi petunjuk jaksa, sehingga Illyas Hasibuan dikeluarkan demi hukum.

Terkait kasus itu, Poldasu sempat memeriksa Sekretaris Daerah (Sekda) Pempropsu Nurdin Lubis dan atasan langsung Illyas Hasibuan yaitu Kepala Biro Keuangan Pempropsu H.Baharudin Siagian. Namun, status mereka masih sebagai saksi, menyusul Illyas Hasibuan dibebaskan dari tahanan. (man/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *