Minjam Handphone Malah Dikasih Hantaman Martil

bareskrimMEDAN | Entah apa yang dirasuki Pandi alias Pandol. Pria berusia 30 tahun ini mendadak emosi. Warga Jalan Makmur Pasar VII Tembung ini nekad memukul tetangganya sendiri.

Asal muasal pemukulan itu disebabkan permasalahan sepele. Karena tak senang handphone milik Pandi dipinjam, tega menghantamkan martil (palu) ke dada Ikhwannur Ramadahan (30).

Takut akan aksi brutal pelaku, korban dengan menahan rasa sakit lantas pergi dan memilih melapor ke Polsek Percut Sei Tuan, Sabtu (8/3/2014), untuk membuat pengaduan.

Menurut korban, dirinya dan pelaku tidak memiliki perselihihan. Namun mungkin adanya selisih paham saja.

Diprediksi korban, permasalahannya terkait hp-nya tak kunjung dikembalikan oleh pacar korban yang meminjam kepada pelaku.

“Awalnya gara-gara Hp-nya. Saya minjam hp karena ngak punya hp. Rupanya, pas saya lagi bertengkar dengan pacarku, hp itu dibawa pacarku ke rumahnya. Jadi, aku bilang besok lantaran masih di rumah pacar saya, tapi dia gak percaya. Padahal dia teman dan tetangga saya. Terus, saya di martilnya dan rumah saya dirusaknya dan diancam akan dibakar, makanya kami melapor,” ungkap korban yang mengaku sebagai penjual nasi ditemani Lisa.

Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Ronald Sipayung SH SIK saat dikonfirmasi mengatakan, sudah menerima laporannya dan masih menjalani proses. “Laporannya sudah kita terima, masih kita proses ya,” ucap Ronald. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *