HeadlineIndeksKriminalitas

Rental PS 3 Milik Pria Turunan Arab Dirampok

bareskrimMEDAN | Waled Salmin Bakoban (33) terlihat shock saat membuat laporan di Polsek Medan Area. Dirinya menjadi korban kejahatan perampokan rental Play Station (PS) 3 miliknya yang berada di Jalan Denai Kelurahan Tegal Sari Mandala III Kecamatan Medan Area.

Kios game miliknya disatroni perampok yang berjumlah lebih dari 5 orang, Sabtu (7/3/2014) sekira jam 02.30 dinihari.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, saat itu Salmin panggilan akrabnya, hendak menutup kios PS miliknya sembari menunggu seorang pelanggan yang tersisa. Petaka pun terjadi bagi Salmin, yang hendak menutup pintu tokonya usai pelanggan terakir pulang. Tiba-tiba, datang mobil Avanza Hitam menghampiri kiosnya.

Dengan cepat, salah seorang di dalam mobil, melompat keluar dan menodongkan Senpi (senjata api) ke arahnya sambil menyuruhnya tiarap. Sontak saja pria keturunan arab ini terdiam dan mengikuti permintaan para perampok sambil menaruh tangan diatas kepalanya.

Melihat korban tiarap, seorang perampok lagi turun dari mobil yang sama, selanjutnya menutup semua pintu kiosnya. Lalu kedua perampok menyekap korban di kamar mandi. Setelah korban disekap, 2 orang perampok lagi pun turun dari mobil, kemudian mengangkut PS dan TV yang masih di kerangkeng oleh sang pemilik.

“Pas mau tutup toko, karena nunggu ada seorang yang lagi main PS. Setelah pemain terakhir pulang, datang pelaku naik mobil avanza hitam. Pertama satu orang yang keluar dari mobil dan menodongkan pistol kearahku. Baru datang lagi keluar dari mobil mengambili PS-ku. Di situ, aku disuruh tiarap dan tanganku dan mulutku diikat pakai bajuku. Selanjutnya, aku diletakan ke kamar mandi,” ungkapnya.

Setelah semua PS dalam kerangkeng sudah dibuka, pelaku pun menyusunnya menjadi 4 barisan. Selanjutnya seorang perampok lagi yang masih stand by di dalam mobil pun memarkirkan mobilnya dekat dengan kios PS tersebut, lalu para perampok memasukkan barang rampokan tersebut ke dalam mobil.

Saat 4 unit PS 3 sudah dimasukkan ke dalam mobil dan akan memasukkan barang yang lainnya. Fransisco Simanjuntak alias Frans karyawan Salmin mendatangi toko tersebut.

Frans datang lantaran curiga dengan mobil Avanza yang terparkir di depan kios tempat ia bekerja. Dugaan Frans benar, saat masih berada di depan pintu dan hendak masuk melihat situasi, kerah bajunya langsung ditarik seorang perampok dengan ciri-ciri tinggi besar dengan memegang pisau. Sontak saja Frans langsung memukul tangan perampok tersebut dan lari.

Melihat Frans lari, seorang perampok langsung mengejar Frans. Namun lantaran lari ke dalam gang yang gelap, perampok tersebut kembali lagi ke toko tersebut. Sampai di dalam gang, Frans pun memberitahukan kejadian tersebut kepada abangnya.

Selanjutnya, mereka meneriaki maling dan warga pun berhamburan keluar. Melihat warga ramai, para perampok langsung melarikan diri bersama 4 unit PS 3. Warga sempat melakukan pemukulan dan pelemparan terhadap pelaku yang mengendarai mobil tersebut.

Akibatnya, cap mobil belakang yang dikendarai pelaku ringsek terkena pukulan kayu dan batu dari warga.

Setelah pelaku lari, warga beramai-ramai menyelamatkan Salmin yang sudah pingsan di kamar mandi. Sebagian warga melaporkannya ke polisi. Akibatnya, pencurian itu, 4 unit PS 3 dan rekaman CCTV milik korban raib dibawa para perampok.

Sementara, Kapolsek Medan Area, Kompol Rama S Putra SIK MSi MH saat dikonfirmasi mengaku, jika pihaknya telah mendatangkan tim lapfor untuk olah TKP dan masih menyelidiki kasus tersebut.

“Kita telah datangkan tim identifikasi dan labfor untuk melakukan olah TKP. Sedangkan, LP korban sudah kita terima dan memeriksa saksi-saksi. Selanjutnya, lidik pelaku. Dugaan sementara yang digunakan pelaku senjata api mainan,” jelas Rama. (ucu[/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button