Kejam Bah! Suami Tega Bunuh Istri Dengan 7 Tikaman

bareskrimMEDAN | Diduga terbakar api cemburu, Robin Nababan (45) menjagi gelap mata. Pria yang cacat akibat tabrakan ini nekad membunuh istrinya Nova Sianturi alias Mak Evi (35) didalam rumahnya di Jalan TB Simatupang , Gang Langgar, Lingkungan XII, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, Selasa (11/3/2014).

Akibatnya, istrinya tewas dengan tujuh luka tikaman pisau yang dihujamkan pelaku kepada korban. Usia membunuh istrinya, pelaku pun melarikan diri.

Informasi yang dihimpun, korban pertama kali ditemukan oleh kedua anaknya Aldo (7) dan Roy (9) yang saat baru pulang sekolah. Karena pintu terkunci, keduanya pun lantas menggedor pintu rumah semi permanen tersebut.

“Terkunci pintunya tadi, jadi digedor anaknya. Karena tak ada jawaban, anak korban lalu meminta pertolongan salah seorang keluarganya yang tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian untuk mendobrak pintu rumah. Setelah berhasil didobrak, kedua bocah itu mendapati tubuh ibunya terlungkup bersimbah darah tak bernyawa lagi,” kata seorang warga Rahman.

Melihat hal itu, kedua anak tersebut lalu berteriak dan warga yang berada sekitar mendatangi rumah korban untuk melihat kejadian tersebut.

Dikatakan Rahmad, antara korban dan pelaku memang kerap bertengkar. “Sering kali mereka bertengkar bang. Istrinya jualan Sayuran masak untuk menghidupi keempat anaknya karena suaminya cacat saat tabrakan setahun lalu. Korban memang dikenal cantik menjadi primadona di kampung kami bang,” katanya.

Sementara itu, Polsek Medan Sunggal dan Identifikasi Polresta Medan yang mendapat kabar tersebut langsung turun kelokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

“Korban mengalami tujuh luka tikaman. Korban juga diduga sempat melakukan perlawanan. Korban juga ditikam dari arah belakang,” ujar salah seorang tim identifikasi Polresta Medan.

Saat ini, jenazah Nova Sianturi sudah diboyong ke RSU Adam Malik guna dilakuakan otopsi. Sementara, pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan untuk mengejar pelaku. Polisi juga langsung melakukan olah TKP dan memasang garis polisi di lokasi.

“Pelaku masih kita buru dan mayat korban sudah kita bawa kerumah sakit Adam Malik guna otopsi,” kata Kapolsek Medan Sunggal Kompol Eko Hartanto.

Menurut Kapolsekta Medan Sungal Kompol Eko Hartanto, anggotanya sedang mengejar pelaku yang tak lain suami korban.

Menurutnya, pihaknya telah meminta keterangan sejumlah saksi termasuk dua bocah yang juga anak kandung pasangan tersebut yakni Aldo (7) dan Roy (9) yang masih pelajar SD.

Dikatakan, pihaknya telah mengamankan barang bukti berupa pisau panjang berlumur darah yang ditemukan di dalam rumah.

Pihaknya belum memastikan motif pembunuhan karena pelakunya belum ditangkap. Dikatakn, mayat korban masih berada di RSUP Adam Malik untuk keperluan autopsy. Dari informasi sementara pelaku pembunuhan adalah suami korban karena sejak kejadian, suami korban langsung menghilang. “Itu yang masih kita curigai,” ujarnya.

Cacat Fisik

Robin Nababan yang tega menghabisi nyawa isterinya sendiri bernama Nova ternyata memiliki cacat fisik. Hal itu diungkapkan oleh tetangganya bernama Inem (48) ketika ditemui Tribun percis di depan rumah korban.

“Kami biasa manggil suaminya itu Hombing. Dia kaki kanannya agak cacat. Karena pernah tabrakan. Waktu itu kaki kanannya remuk,” kata Inem, dengan baju tampak belepotan darah korban, karena setelah kejadian wanita berbadan pendek ini sempat menolong korban. Menurut Inem, selama ini pelaku dikenal memiliki sifat cemburuan. Padahal, kata Inem, korban selama ini tidak pernah selingkuh.

“Baik kali isterinya itu padahal dek. Entah kenapa tega kali dia bunuhnya,” ungkap Inem sambil menggendong bayinya.

Sementara itu, beberapa warga mengaku sempat melihat pelaku lari ke arah sungai yang tak jauh dari rumah pelaku. “Kebetulan di bawah sana ada sungai dek. Mungkin dia lari ke sungai,” kata warga lainnya. Sayangnya, saat warga melakukan pengejaran, Robin yang mengalami cacat fisik ini menghilang entah kemana. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *