Terharu | Deputi ADPIN BKKBN Jenguk Asiyah Perawat Ayah di Becak

Deputi Bidang Penggerakan, Advokasi dan Informasi Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat  dr Abidinyah Siregar (mengenakan kacamata) didampingi Direktur RSUD dr Pirngadi Medan dr Amran Lubis SpJP saat melihat kondisi Nawawi dan anaknya Aisyah.
Deputi Bidang Penggerakan, Advokasi dan Informasi Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat dr Abidinyah Siregar (mengenakan kacamata) didampingi Direktur RSUD dr Pirngadi Medan dr Amran Lubis SpJP saat melihat kondisi Nawawi dan anaknya Aisyah.

bareskrimMEDAN | Merasa simpati dan terharu atas perjuangan Aisyah yang merawat ayahnya yang sakit di atas becak barang yang tersiar di surat kabar harian di Medan, salah seorang pejabat di Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang baru landing dari Provinsi Aceh di Bandara Kaulanamu Airport Internasional (KNIA), langsung berkunjung ke RSUD dr Pirngadi Medan, tempat ayah Aisyah dirawat.

dr Abidinsyah Siregar yang menjabat Deputi Advokasi Pergerakan dan Informasi (ADPIN) BKKBN Pusat begitu tiba di Medan, Jumat (21/3/2014) siang, lebih memilih langsung ke RSUD dr Pirngadi Medan dibanding ke Kantor Perwakilan BKKBN Sumut.

“Sosok Aisyah ini sangat luar biasa. Dengan penuh cinta, tanggungjawab, kasih sayang dia merawat bapaknya. Andaikan orang Aisyah ini banyak di Indonesia, sudah pasti tidak ada orang-orangtua yang ditelantarkan. Bayangkan sepuluh, dua puluh tahun lagi kita tidak produktif, jika sakit maka anak seumuran Aisyah sekarang yang akan merawat kita nantinya,” kata Abidinsyah ketika menjenguk Aisyah dan Nawawi.

Sementara, M Nawawi (ayah Aisyah) mengaku haru dan begitu bangga dengan kepedulian yang hadir di tengah-tengah kehidupan mereka. “Sangat bangga kali, tercapai keinginannya. Apalagi pemerintah sangat peduli dengan keluarga kami hingga mau menuntaskan pendidikan anak dan membantu kesehatan saya sampai sembuh,” ujar Nawi saat ditemui di ruang perawatannya yang baru RSUD dr Pirngadi Medan lantai 7 ruang 11.

Direktur RSU dr Pirngadi Medan, dr Amran Lubis SpJP (K) FIHA menuturkan, selain fokus pada penyakit M Nawawi, pihaknya juga akan memperbaiki gizi pasien. “Asupan gizi si pasien rendah. Dengan memperbaiki gizinya, bisa mempercepat pemulihannya,” ungkap Amran.

Kini, petugas rumah sakit menyiapkan sarapan pagi untuk Aisyah, sebelum berangkat ke sekolah. “Begitu juga sepulang sekolahnya petugas menyiapkan makan siangnya. Yang jelas kita sudah menganggap dia sebagai anak RSUD dr Pirngadi Medan,” tegas Amran.

Sementara itu, Ketua KPAID Sumut, Zahrin Piliang mengatakan, pihaknya akan memintakan pihak rumah sakit untuk memeriksakan kesehatan Aisyah. Karena ayah Aisyah sudah terkena penyakit TB Paru, maka jangan lupa untuk merawat Aisyah juga. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *