Petugas Kantor Pos Medan Gagalkan Pasokan Ratusan Pucuk Replika Senpi ke Aceh

bareskrimMEDAN | Sebanyak 120 pucuk senjata laras panjang (yang menurut polisi adalah replika senjata api) yang diduga akan dipasok ke Aceh berhasil digagalkan petugas Kantor Pos Medan, Rabu (26/3/2014) malam.

Temuan ini hanya berselang satu hari dari jadwal kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk meresmikan Bandara Internasional Kualanamu, Deliserdang.

Pengiriman seratusan senjata itu terungkap setelah salah satu kotak jatuh ketika hendak dikirim ke Aceh melalui Kantor Pos Medan. Dari celah kotak yang pecah terlihat isi kotak berjenis senjata. Temuan itu langsung dilaporkan pihak Kantor Pos Medan kepada polisi.

Kapolresta Medan, Kombes Nico Afinta mengatakan, 120 pucuk senjata itu dibungkus dalam 14 koli. Di setiap kotak tertulis jelas alamat pengirim dan penerima. “Pengirimnya dari Tulungagung, Jawa Timur,” kata Nico yang meninjau langsung keberadaan seratusan senjata itu.

Keberadaan senjata itu, menurut dia, berpeluang menciptakan suasana tidak kondusif menjelang pemilu. Namun setelah dilakukan pemeriksaan mendalam, ia memastikan seluruh senjata itu hanya replika. “Jadi cuma replika ya. Tidak ada senjata api,” tandasnya.

Direktur Reskrim Umum Polda Sumut, Kombes Dedy Irianto menambahkan pihaknya sudah diperintahkan Kapolda Sumut Irjen Syarief Gunawan untuk mengusut kasus itu.

Ia mengaku, upaya pengusutan itu sedikit terbantu dengan adanya identitas pengirim dan penerima di kotak tersebut. Ia mengatakan tidak mau beropini mengenai motif pelaku memesan replika sebanyak itu.

“Langkah awal kita akan koordinasi dengan Polda Jawa Timur. Biar jelas kebenaran alamatnya ini,” kata dia. (srb/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *