HeadlineIndeksKriminalitas

Bila Putusan Inkrah | PT ALN harus Keluar dari Kebun KP USU

MEDAN | Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN), 8 April 2014, dalam sidang putusan sengketa lahan di wilayah Kecamatan Muara Batang Gadis Kabupaten Mandailing Natal (Madina) antara KP USu dan Bupati (Pemkab) Madina – PT Agro Lintas Nusantara (ALN), memenangkan KP USU.

bareskrimMajelis Hakim memutuskan agar Bupati (Pemkab) Mandailing Natal (Madina) untuk mencabut dan membatalkan Surat Keputusan Izin Lokasi PT Agro Lintas Nusantara (ALN) bernomor 525/575/K/2012 tertanggal 26 November 2012, yang dikeluarkan Bupati Non Aktif HM Hidayat Batubara.

Menyikapi putusan Majelis Hakim PT TUN, kuasa hukum KP USU M Sadly Hasibuan SH (dari Adnan Buyung Nasution & Partners Law Firm), menyebutkan, kendati putusan diambil oleh hakim, namun kita masih menunggu putusan inkrah-nya. Artinya, 14 hari dalam kurun waktu putusan hakim jika pihak Bupati (Pemkab) Madina serta PT ALN tidak melakukan upaya hukum banding, maka otomatis inkrah 100%.

“Kalau tidak ada banding, dalam arti inkrah 100%. Klien kita (KP USU) masih berhak menguasai lahan kebun tersebut. Berarti keberadaan PT ALN yang sebelumnya menganggap legal menguasai dan masuk ke lahan KP USU, dengan putusan hakim seharus tidak boleh lagi berada di kebun KP USU,” ujarnya, kemarin.

Menurutnya, secara hukum yang sah, PT ALN harus keluar. “Bila tidak mau keluar dari kebun KP USU, maka kita akan berkoordinasi ke pihak terkait untuk melakukan upaya hukum ‘mengusir’ PT ALN. Secara hukum, kita yang sah berada di lahan tersebut,” ucapnya.

Sadly menegaskan, karena ini sifatnya UU adalah hak kita (KP USU) mendapatkan bantuan dari aparat hukum terkait untuk menegakan keadilan. “Jika, aparat hukum terkait tidak membantu kita (KP USU), maka telah menentang UU melalui putusan inkrah majelis hakim yang telah ditetapkan,” cetusnya.

Sementara itu, Kuasa Hukum PT ALN, Luhut P Siahaan SH MKn yang ditanya wartawan atas putusan meminta Bupati (Pemkab) Madina mencabut dan membatalkan Izin Lokasi PT Agro Lintas Nusantara (ALN), via SMS, 8 April 2014, membalas, ‘Kita pasti banding’. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button