Pembelajaran ITM Berorientasi Keterampilan dan Keilmuan Teknik

MEDAN | Dalam upaya menghasilkan lulusan berkualitas dan siap pakai di pasar kerja, Institut Teknologi Medan menerapkan pola pembelajaran yang berorientasi pada kebutuhan akan lulusan yang memiliki keterampilan yang telah dibekali keilmuan di bidang teknik.

bareskrimRektor ITM Prof Dr Ilmi Abdullah MSc melalui Kahumas M Vivahmi SH MSi kepada wartawan mengatakan, ITM yang didirikan sejak tahun 1960 ini bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa untuk mandiri berdasarkan ilmu pengetahuan, minat, bakat, penalaran dan keterampilan yang diperoleh selama proses pembelajaran.

Disamping itu untuk memenuhi dan mengantisipasi kebutuhan sumber daya manusia (SDM) bagi industri kecil, menengah dan besar serta kemungkinan studi lanjut ke jenjang pendidikan S2 maupun S3 dan untuk menghasilkan lulusan berkualitas, berkemampuan akademik, profesional, berwawasan luas, mampu mandiri, berkembang dilandasi iman dan taqwa.

Dalam perjalanannya itu, ITM kini telah memiliki sepuluh program studi yang dikelompokkan dalam tiga fakultas, yaitu, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) terdiri dari program studi teknik sipil, teknik arsitektur serta teknik perencanaan wilayah dan kota (planologi).

Selanjutnya, Fakultas Teknologi Industri (FTM) meliputi program studi teknik mesin, teknik elektro, teknik industri, teknik kimia dan teknik informatika dan Fakultas Teknologi Mineral (FTM) terdiri dari program studi teknik pertambangan dan teknik geologi.

Salah satu kebanggaan tambah rektor, ITM sudah terakreditasi seluruh program studinya oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Hal ini patut dibanggakan bagi perguruan tinggi swasta dan merupakan suatu prestasi akademis yang dinanti-nanti karena tidak mudah untuk dapat meraihnya.

Untuk dapat memberikan pendidikan yang optimal bagi para mahasiswa, ITM dewasa ini memiliki 188 orang tenaga pengajar profesional dengan komposisi 53,73 persen berlatar belakang pendidikan S2 dan 30,86 persen berpendidikan S1 serta sisanya sedang mengikuti pendidikan S3.

Menyikapi era persaingan kompetitif bagi PTN maupun PTS, ITM adalah salah satu perguruan tinggi yang konsisten bergerak di bidang keahlian teknik untuk memenuhi kebutuhan tenaga ahli dalam bidang pembangunan. “Kini ITM memiliki 4.985 lebih mahasiswa aktif dan telah menghasilkan 9.867 alumni,” tambahnya.

Menurut rektor, prinsip pembangunan negara akan berhasil jika dilandasi prinsip pembangunan berkelanjutan (sustainable devolopment). Prinsip ini memiliki arti bahwa pembangunan yang dilakukan saat ini akan memberi manfaat pada masyarakat sekarang ini tetapi juga sekaligus tidak mengurangi hak generasi mendatang untuk memperoleh kehidupan yang layak.

Kedepan prinsip pembangunan berkelanjutan ini hanya dapat dilakukan oleh orang-orang yang memiliki ketiga kecerdasan yang sudah disebutkan yaitu kecerdasan intelektual, kecerdasan emosi dan kecerdasan spritual.

Dia yang juga diharapkan dan dimiliki para alumni dengan disiplin ilmu dan fasilitas yang dimilikinya baik melalui staf pengajar maupun melalui para alumninya yang tersebar di seluruh Indonesia berperan dalam pengelolaan sumber daya mineral serta pemahaman akan sifat bumi. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *