Jalur Ganda KA Sumatera Rampung Tahun 2015

JAKARTA | PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero menargetkan jalur ganda sepanjang 258 kilometer di Sumatera pada tahun 2015. Namun, jalur ganda yang siap operasional baru sepanjang 22 kilometer saja.

bareskrimDirektur Pengembangan dan Logistik KAI, Chandra Purnama mengatakan, jalur ganda yang siap operasional itu merupakan relasi Stasiun Prabumulih menuju Stasiun Niru.

Selain itu, lanjut Chandra, sisanya dibangun secara parsial di Stasiun Tanjung Rambang-Stasiun Tanjung Enim baru, antara Stasiun Cempaka-Stasiun Giham, antara Stasiun Prabumulih sampai Kertapati, dan Stasiun Tarahan hingga Stasiun Tanjung Karang.

Chandra menjelaskan, selain membangun jalur ganda tersebut, pihaknya juga melakukan pembangunan 17 stasiun baru di wilayah Divre III Sumsel. Akan tetapi, perusahaan kata Chandra, baru meresmikan 11 stasiun terlebih dahulu.

“Jadi kapasitas lintas antara stasiun Prabumulih sampai ke Stasiun Muaraenim hanya 39 KA. Sedangkan kebutuhannya minimal 72 KA. Kemudian antara Stasiun Prabumulih sampai ke Stasiun Tarahan kapaistas hanya 26 KA. Kebutuhannya sendiri minimal sebanyak 56 KA,” jelasnya.

Terdapat 5 stasiun di Provinsi Lampung antara lain, Stasiun Sukamenanti, Stasiun Gedung Ratu, Stasiun Candi Mas, Stasiun Tanjungrajo, dan Stasiun Way Pisang. Selanjutnya 6 stasiun lagi di Provinsi Sumatera Selatan yaitu, Stasiun Sungai Tuha, Stasiun Lubuk Batang, Stasiun Kepayang, Stasiun Sukamerindu, Stasiun Talang Padang dan Stasiun Tanjung Terang.

Chandra mengharapkan, pemerintah yang baru nantinya dapat memiliki prasarana pokok untuk dapat melanjutkan pembangunan jalur ganda yang masih tersisa.

“Saya berharap pemerintah yang baru dapat menyelesaikan jalur yang masih tersisa sepanjang 228 kilometer antara Stasiun Prabumulih ke arah Stasiun Tarahan dan 38 kilometer antara Stasiun Muaraenim ke arah Stasiun Lahat,” tambahnya. (inl/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *