Inilah Penyebab Ganguan Layanan Tsel

MEDAN | Operasional Base Transceiver Station (BTS) atau yang kerap disebut menara tower milik perusahaan telekomunikasi membutuhkan aliran listrik yang baik. Tanpa adanya pasokan listrik, dipastikan layanan jaringan akan terganggu.

bareskrimListrik yang disuplay oleh PLN (Perusahaan Listrik Negara) untuk wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) meliputi Sumatera Utara – Aceh mengalami defisit. “Bukan hanya masyarakat yang merasahkannya, juga kami (Telkomsel) pada area BTS mengalami terkendala dalam melayani pelanggan,” ujar GM ICT Operation Region Sumbagut Telkomsel, Awal R Chalik.

Menurutnya, kurangnya pasokan listrik salah satu penyebab putusnya layanan Telkomsel, baik data, voice dan SMS. “Aliran listrik yang padam pada BTS akan memutus layanan jaringan ke pelanggan. Ini yang harus dipahami pelanggan,” ujarnya.

Namun demikian, pihaknya dalam mengantisipasi defisit listrik pada BTS disediakan perangkat baterai, agar performa jaringan tetap dapat melayani pelanggan.

Awal R Chalik menambahkan, keberlangsungan operasional perangkat baterai sebagai pengganti suplay lsitrik pada BTS tak bertahan lama. Hal itu disebabkan maraknya aksi vandalisme (pencurian). “Pencurian aset telekomunikasi pada BTS seperti baterai masih sering terjadi. Hal itu dialami Telkomsel dan telah merugikan perusahaan dan pelanggan khususnya,” ujarnya.

Inilah faktor pemicu putusnya layanan telekomunikasi milik Telkomsel dalam melayani pelanggan setianya. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *