18 – 19 Agustus, Rakor Kesbangpol se-Sumut

MEDAN | Di bulan Agustus ini, Kesbangpolinmas Provinsi Sumatera Utara (Sumut) memiliki agenda penting dalam meningkatkan kapasitas dan kapabilitas aparat Kesbangpol.

Kaban Kesbangpollinmas Provsu, Drs Eddy Syofian MAP.
Kaban Kesbangpollinmas Provsu, Drs Eddy Syofian MAP.

Agenda itu dikemas melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Kesbangpol se-Sumut. Dirjen Kesbangpol dan Kepala BNPT RI menjadi narasumber dalam rakor Kesbangpol itu.

Adalah Dirjen Kesbangpol Kemendagri, Tandri Bali dan Deputi I Pencegahan Badan Nasional Pencegahan, Mayjen TNI Agus Surya Bakti akan memberikan pembekalan pada Rakor Kesbangpol se-Sumut yang digelar pada 18 – 19 Agustus 2014, di Hotel Grand Serela Medan.

Hal itu dinyatakan Kaban Kesbangpolinmas Provinsi Sumut, Drs Eddy Syofian MAP didampingi Sekretaris sekaligus Ketua Penyelenggara Zulkarnaen Nasution kepada bareskrim.com, Jumat (15/8/2014).

“Tema kali ini membahas arah kebijakan kesatuan bangsa dan politik 2014 – 2019 menuju konsolidasi dan harmonisasi demokrasi,” kata mantan Kadis Kominfo Sumut.

Menurut Edy, pasca Pemilu Legislatif dan Pilpres seluruh elemen bangsa perlu membangun konsolidasi guna terpeliharaanya proses demokrasi yang semakin hari harus terus dilakukan pematangannya.

Itulah sebabnya rakor yang diikuti seluruh Kepala Pimpinan Forum-Forum Stategis seperti Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), Komunitas Intelijen Daerah (KOMINDA), Pusat Informasi Masyarakat Anti Narkoba (Pimansu), Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT), serta para Kasat Intel sejajaran Poldasu dan Pasi Intel Kondim sekitar Medan untuk tetap terbangunnya suasana yang aman dan kondusif di wilayah Sumut tanpa mencederai nilai-nilai demokrasi yang sudah lebih baik.

“Kehadiran Dirjen Kesbangpol Kemendagri sangat strategis guna mensinkronisasikan arah kebijakan Kesbangpol Pusat, Provinsi dan Kab/Kota supaya meningkatkan kapasitas dan kapabilitas aparat kesbangpol,” ucapnya.

Kehadiran Deputi BNPT, menurut Edy, guna mendapatkan informasi terkini perkembangan terorisme dan paham-paham radikal di Indonesia, serta perkembangan terkini soal ISIS.

Selain dua pejabat ini, juga menghadirkan Kajatisu yang akan membahas tentang peran pakem dalam pencegahan aliran sesat atau aliran menyimpang. Sementara, BNN Sumut membahas upaya penanggulangan dan pemberantasan narkoba sesuai dengan Pemendagri nomor 21 tahun 2013 yang menugaskan Badan Kesbangpol sebagai Koordinator Pencegahan Penanggulangan dan Pemberantas Narkoba di tiap daerah.

Rakor ini juga akan membahas tentang renstra (rencana strategis) Kesbangpol Provinsi periode tahun 2013-2018 dan renja (rencana panjang) tahun 2015.

Edy yang juga menjabat Ketua Forum Pencegahan Terorisme Sumut menjelaskan, akan melakukan pertemukan jajaran FKPT dengan pimpinan ormas Islam dan para pakar untuk duduk bersama berdialog dengan Deputi BNPT. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *