Pelaku Perampokan Bank Muamalat Ngaku Terdesak Ekonomi

MEDAN | Polresta Medan melakukan pemaparan penangkapan pelaku perampokan Bank Muamalat, Rabu (27/8/2014). Zulham (35) warga Perwira II/ Jalan Purwodadi Gang Keluarga Kecamatan Medan Timur merupakan pelaku perampokan Bank Muamalat pada Jumat (22/8/2014) lalu.

bank muamalatbareskrimKepada wartawan, pelaku mengaku nekad melakukan perampokan karena terdesak kebutuhan ekonomi.

“Aku merampok karena terdesak kebutuhan ekonomi,” jelas supir Bank Muamalat yang sudah 6 tahun bekerja di bank saat tersebut, di Polresta Medan.

Tersangka mengaku, telah merencanakan aksi perampokan ini sejak Rabu (20/8/ 2014). “Yang merencanakannya aku sendiri dan melakukan aksi perampokan itu berdua sama temanku Wawan (DPO),” katanya.

Saat disinggung bagaimana melakukan aksi perampokan, ia mengaku pusing. “Udahlah jangan tanya aku, tanya aja sama pak polisi ini. Semua sudah kukasih tahu,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolresta Medan, Kombes Pol Nico Afinta Karo – Karo mengatakan, penangkapan pelaku berawal dari hasil penyidikan dan barang bukti rekaman CCTV.

Berdasarkan hal itu, pengejaran tertuju kepada pelaku yang telah merencanakan aksinya sejak 2 hari sebelum kejadian. “Setelah merencanakan perampokan itu, pelaku kemudian membeli jaket, sarung tangan dan senjata mainan untuk melancarkan aksinya,” katanya.

Selanjutnya, pada Jumat (27/8/2014), pelaku bersama rekannya hendak melakukan aksi perampokan itu pada pukul 12.00. “Namun saat itu situasi tidak memungkinkan dan aksi pelaku baru dilakukan pada sore harinya,” jelasnya.

Dari pengakuannya, pelaku nekad melakukan aksinya karena terdesak kebutuhan ekonomi. “Jadi pelaku ada mengambil rumah seharga Rp 300 juta dan baru dibayar Rp 100 juta. Pelaku juga mempunyai utang sama orang lain sebesar Rp 38 juta,” jelasnya.

Saat ini, jelasnya, pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap Wawan yang merupakan kawan pelaku dalam melakukan aksi perampokan.

“Dari pelaku kita amankan barang bukti sisa uang hasil rampokan sebesar Rp 125 juta, senjata api mainan, helm, lakban, topi , sarung tangan, 2 HP, masker, jaket, tas dan sepeda motor Honda Beat pelaku untuk melakukan perampokan,” jelasnya. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *