Tax Centre STIE Harapan Diresmikan Kakanwil Pajak

MEDAN | Tax Centre Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Harapan Medan yang telah terbentuk pada 25 September 2013 lalu diresmikan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kakanwll DJP) Sumut, Harta Indra Tarigan SE Ak MBA.

Kakanwil DJP-Sumut Harta Indra Tarigan, SE.Ak.M.BA foto bersama dengan Pimpinan STIE  Harapan beserta pengurus Tax Centre, USU,UMSU, ATPETSI sekaligus yang dirangkai dengan  kuliah umum perpajakan dan peresmian Tax Centre STIE Harapan di Kampus Yaspendhar Jl.Imam Bonjol Medan.
Kakanwil DJP-Sumut Harta Indra Tarigan, SE.Ak.M.BA foto bersama dengan Pimpinan STIE Harapan beserta pengurus Tax Centre, USU,UMSU, ATPETSI sekaligus yang dirangkai dengan kuliah umum perpajakan dan peresmian Tax Centre STIE Harapan di Kampus Yaspendhar Jl.Imam Bonjol Medan.

KEPALA BARESKRIMPembantu Ketua-III STIE Harapan Medan, Mukhsini Moenir BA SH MH mengatakan, peresmian tersebut turut dihadiri Asosiasi Tax Centre Perguruan Tinggi se-Indonesia (ATPETSI), Tax Centre USU, Tax Centre UMSU.

Seiring peresmian Tax Centre tersebut diadakan juga kuliah umum perpajakan dengan judul “Pajak Untuk Siapa “ disampaikan Harta Indra Tarigan dihadapan Pimpinan, Dosen dan Mahasiswa STIE Harapan serta di Kampus Yaspendhar Jl.Imam Bonjol Medan.

Ketua STIE Harapan, H Kersna Minan SE MSi Ak mengatakan, terbentuknya Tax Centre STIE Harapan adalah merupakan hasil kesepakatan Dirjen Pajak dengan pihaknya yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kepatuhan, kesadaran dan kepedulian tentang hak dan kewajiban perpajakan kepada masyarakat.

Selain itu juga untuk meningkatkan kerjasama dan kemitraan antara Dirjen Pajak dengan kalangan perguruan tinggi. “Sebagai penerimaan terbesar negara diperlukan partisipasi yang tinggi dari perguruan tinggi khususnya para mahasiswa dalam rangka sosialisasi perpajakan pada masyarakat,” kata Kersna, Kamis (2/10/2014).

Ia menambahkannya, mahasiswa dalam memperdalam ilmu pengetahaun tentang pajak maka tantangan dan peluang berada ditangan mahasiswa yang nantinya sebagai ahli perpajakan.

Sehingga dapat memberikan konsultasi perseorangan atau perusahaan yang akhirnya pajak dapat dilola dengan baik agar keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dapat tercapai. Dengan berbagai kegiatan perpajakan nanti.

Kresna mengharapkan, agar mahasiswa dapat sebagai duta pajak dalam mensosialisasiskan kepada masyarakat. Sehinggga dapat tercapainya target penerimaan pajak untuk wilayah Sumatera Utara. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *