LP3I dan SIT Selandia Baru MoU Pengembangan Pendidikan

MEDAN | Politeknik Lembaga Pendidikan dan Pengembangan Profesi Indonesia (LP3I) Medan dan Southern Institute of Technology (SIT), Invercargill, Selandia Baru, mendatangani kesepahaman kerja sama atau Memorandum of Understanding ( MoU) di bidang program pengembangan pendidikan, kemarin.

LP3I-SIT Selandia Baru...KEPALA BARESKRIMPenandatanganan MoU dilakukan Direktur Politeknik LP3I Medan Akhwanul Akmal dan Deputi Chief Executive Officer CEO SIT Barath Ferhadi Guha , di aula pusat administrasi LP3I Cabang Medan, Jalan Amaliun Medan, 17 November 2014.

Penandatangan MoU disaksikan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Ir HT Erry Nuradi, Wali Kota Invercargill Selandia Baru Tim Shadbold, Wakil Presiden Direktur LP3I Isral Nurdin, Koordinator Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah I Sumut Prof Dian Armanto, para wakil direktur, dosen dan ratusan mahasiswa Politeknik LP3I Medan.

Deputi CEO SIT Barath Ferhadi Guha dalam sambutannya mengatakan, SIT memberikan kesempatan bagi lulusan D3 LP3I untuk mendapatkan gelar sarjana hanya dalam waktu 18 bulan di Selandia Baru dengan sejumlah syarat-syarat tertentu.

“Program-program sarjana yang ditawarkan di SIT, di antaranya bidang manajemen komersial, ekonomi, informatika komputer, perhotelan, dan sains terapan,” kata Barath.

Direktur Politeknik LP3I Medan Akhwanul Akmal mengatakan, program kerja sama dengan salah satu universitas terbaik di Selandia Baru itu merupakan bagian dari program penguatan sumber daya manusia (SDM) Sumut dalam rangka mendukung kesiapan daerah ini menghadapi perdagangan bebas Asia Tenggara atau AFTA 2015.

“Nantinya akan ada penguatan kapasitas penelitian dan pendidikan di antara LP3I dan SIT. Juga ada program pertukaran mahasiswa dan dosen,” kata Akmal seraya.

LP3I memilih SIT sebagai mitra kerja sama, tambahnya, karena sama-sama bercirikan profesional. “LP3I beruntung menjalin kerja sama dengan SIT karena Selandia Baru mendukui ranking dua di dunia dalam penguasaan informatika komputer,” tambah Akmal.

Dosen LP3I Aris menyampaikan kesan-kesannya saat melakukan kunjungan studi di SIT. Menurutnya, SIT memberikan beasiswa bagi mahasiswa Indonesia berprestasi dan visa bekerja selama dua tahun di Selandia Baru.

Aris juga berpesan kepada mahasiswa dan pelajar yang hadir dalam acara itu agar menguasa bahasa asing terutama bahasa Inggris. “Ini akan memudahkan adik-adik bisa terlibat dalam berbagai kegiatan internasional di bidang akademik,” kata dosen muda yang mengaku lewat penguasaan bahasa Inggris dia sudah sering menjadi utusan dalam berbagai kegiatan internasional di berbagai negara.

Sedangkan Wagubsu HT Erry Nuradi berharap, kerjasama LP3I dan SIT ini berhasil secara maksimal, sehingga berdampak signifikan dalam peningkatan SDM Sumut. Dengan demikian, Sumut siap menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015.

“Kita harus meningkatkan kualitas SDM, agar tidak menjadi penonton di rumah sendiri saat MEA diberlakukan,” tandas Gubsu. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *