EdukasiHeadlineIndeks

USU Buka Penerimaan Mahasiswa Baru SNMPTN 2015

MEDAN | Seluruh kepala sekolah SMA/SMK sederajat di Sumatera Utara segera bersiap diri. Karena mulai hari ini jadwal pengisian dan verfikasi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) sebagai tahap awal cara mengikuti Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) resmi dibuka.

KEPALA BARESKRIM“Para kepala sekolah SMA/SMK mengisi data sekolah dam siswa di PDSS secara online melalui laman http://pdss.snmptn.ac.id,” kata Kabag Humas Bisru Hafi Universitas Sumatera Utara (USU) didampingi Koordinator Teknologi Informasi dan Komunikasi penerimaan SNMPTN USU, Syaiful Bahri, kemarin, terkait penerimaan mahasiswa baru melalui jalur undagan SNMPTN 2015 di gedung Biru Rektor USU.

Dia mengatakan, pengisian dan verifikasi PDSS mulai 22 Januari sampai 8 Maret 2015. Oleh karena itu, lanjutnya, para siswa kelas XII SMA/SMK juga sudah bisa segera bersiap mendaftarkan diri pada SNMPTN 2015. “Pendaftaran SNMPTN dibuka mulai 13 Feberuari-15 Maret 2015 dan pengolahan data 16 Maret -8 Mei 2015,” katanya.

Secara nasional, SNMPTN menampung sekitar 400 ribu mahasiswa baru di seluruh PTN Indonesia. “Kuota jalur SNMPTN mencapai 50 persen,” katanya.

Sedangkan, kuota USU, Bisru mengaku, belum bisa merinci. Adapun persyaratan peserta SNMPTN 2015 adalah calon peserta harus sudah berada di kelas terakhir pada pendidikan menengah baik SMA/MA, SMK/MAK dan memiliki prestasi akademik dan memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh masing-masing PTN.

Ketentuan lain yang diberlakukan ucap Bisru, peserta SNMPTN maksimal memilih 2 PTN dengan ketentuan jika memilih 2 PTN maka salah satu PTN harus berada di provinsi yang sama dengan asal sekolah siswa.

Selanjutnya, maksimal 3 program studi (prodi) dengan ketentuan 1 PTN maksimal 2 prodi. Sedangkan, biaya pendaftaran SNMPTN sepenuhnya ditanggung oleh negara.

Selain itu, tambahnya, siswa yang tidak mampu juga tetap berkesempatan kuliah di PTN dengan mendapatkan beasiswa bidikmisi. “Artinya tidak ada diskrimansi semua memiliki hak yang sama,
termasuk yang memiliki kekurangan dalam hal fisik, semua akan disesuaikan,” tegasnya.

“Semua anak bangsa akan kuliah, baik miskin maupun kaya. Terpenting memiliki kemampuan akademik, ” ungkapnya.

Hasil SNMPTN akan diumumkan 9 Mei 2015. Siswa yang belum berhasil lolos SNMPTN, bisa mendaftar melalui Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan Ujian Mandiri. SBMPTN akan menampung 30 persen dari total mahasiswa baru, sedangkan kuota Ujian Mandiri adalah 20 persen.

Tidak kalah penting yang harus diperhatikan, kata Bisru panitia nasonal SNMPTN 2015 ingin mendidik kejujuran semua sekolah dalam proses pendaftaran.

“Kalau melakukan kecurangan, siswa akan kena sanksi dan didiskualifikasi, sekolah yang bersangkutan juga akan di-black list serta tahun berikutnya tidak bisa mengirimkan siswa lagi melalui Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS),” ungkapnya. (ucup/B)

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button