Wagub Sumut Apresiasi Rencana Kegiatan Sumut Berdzikir

MEDAN | Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Ir H Tengku Erry Nuradi MSi menyatakan apresiasi atas rencana kegiatan Sumut Berdzikir dan Solidaritas Yatim Dhuafa yang akan digelar di Lapangan Benteng Medan pada April mendatang.

Panpel Sumut BerdzikirKEPALA BARESKRIMApresiasi tersebut disampaikan Wagub Sumut Tengku Erry Nuradi saat menerima audiensi Panitia Pelaksana (Panpel) Sumut Berzikir di ruang kerjanya kantor Gubernur, Jl Diponegoro Medan, Kamis (22/1/2015).

Hadir dalam audiensi Pembina Panpel Sumut Berdzikir, Abu Hamidy Al-Mandily, Ketua Panpel Kiki Nugraha, sejumlah panitia lainnya yakni Indra Setiawan dan Dodi Sunanjaya Putra. Sementara Wagub Sumut didampingi Staf Ahli Gubernur Asren Nasution.

Sumut Berdzikir, sebut Erry, layak mendapat dukungan karena kegiatan itu dipadu dengan sejumlah kegiatan sosial yakni operasi katarak gratis. Pelayanan kesehatan gratis diharapkan dapat meringankan biaya bagi keluarga kurang mampu.

“Semakin banyak elemen yang peduli terhadap layanan kesehatan, tentu semakin banyak juga masyarakat kurang mampu yang terbantu. Ini kegiatan sosial yang layak mendapat apresiasi. Semoga akan menyusul pihak lain melakukan hal yang sama,” harap Erry.

Panpel juga akan menyerahkan santunan kepada 1.000 anak yatim dalam rangkaian Sumut Berdzikir. Bantuan tersebut nantinya diharapkan dapat meringankan beban keluarga kurang mampu dalam menyiapkan biaya pendidikan.

“Apalagi dalam kegiatan nantinya juga ada Olimpiade Anak Sholeh. Olimpiade Anak Sholeh ini efektif merangsang generasi muda untuk membekali diri dengan hal yang bermanfaat, tidak hanya untuk dirinya, tetapi juga bermanfaat bagi orang lain,” ujar Erry.

Erry mengimbau, juara Olimpiade Anak Sholeh terus mendapat bimbingan dari lembaga berkompeten, agar bakat yang telah dimiliki para juara dapat diasah lebih baik dari sebelumnya.

“Para juara nantinya merupakan asset Sumatera Utara yang sangat berharga di masa mendatang. Aset ini tidak boleh terbiar begitu saja. Harus mendapat perhatian agar bakat yang mereka miliki dapat bermanfaat bagi kemaslahatan umat nantinya,” ujar Erry.

Dzikir sendiri merupakan kegiatan memuliakan Sang Pencipta. Lebih dari itu, Erry meyakini dzikir dapat menghindarkan kaum dari bencana, dosa dan perbuatan sia-sia. Manfaat nyata yang didapatkan dari dzikir akbar adalah mengeratkan silaturahmi dan kebersamaan sesame umat Islam.

“Jika masih banyak umat yang melaksanakan dzikir, saya yakin Sumatera Utara akan terhindar dari bencana. Saya saat menjabat Bupati Serdang Bedagai, juga sering menggelar dzikir akbar. Manfaat langsung yang kita rasakan adalah menpererat persatuan dan kesatuan umat dari perpecahan. Kita meyakini, perpecahan adalah awal kebinasaan,” papar Erry.

Erry juga berpesan kepada Panpel Sumut Berdzikir untuk melakukan persiapan matang agar kegiatan berjalan lancar nantinya, baik persiapan tata kelola alat dukung panggung, tidak terkecuali berkoordinasi dengan Pemrintah Kota (Pemko) Medan, instansi terkait lain, termasuk petugas keamanan.

“Memang kegiatan dzikir tidak seperti konser musik, tetapi panitia harus melakukan persiapan konfrehensif agar tidak mengalami kendala dalam pelaksanaan nantinya,” saran Erry.

Sementara Pembina Panpel Sumut Berdzikir, Abu Hamidy Al-Mandily menjelaskan, pelaksanaan kegiatan akan berlangsung di Lapangan Benteng, Medan pada 19 April 2015 mendatang.

“Khusus untuk operasi katarak, Panpel telah menyiapkan layanan untuk 50 orang dhuafa. Jumlah ini memang jauh dari harapan. Tetapi Panpel berniat akan melakukan operasi katarak dengan melibatkan penderita lebih banyak di masa mendatang. Sedang untuk santunan 1.000 anak yatim akan dimulai mulai awal April 2015,” jelas Hamidy.

Dalam kesempatan itu, Hamidy juga berharap Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut mendukung kegiatan Sumut Berdzikir agar pelaksanaan berjalan lancar. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *