ITM Pamerkan Sepeda Tenaga Surya dan Mobil Irit

MEDAN | Berbagai produk andalan Institut Teknologi Medan (ITM) pada Pemeran Teknologi seperti diantaranya mobil hemat energi yang berhasil memenangkan kompetisi Indonesia Energy Marathon Chalenge pada tahun 2013, sepeda tenaga surya, mesin pemipil jagung dan lain sebagainya.

KEPALA BARESKRIMRektor ITM Prof Dr Ilmi Abdullah MSc disela-sela kegiatan tersebut kepada wartawan di kampus Jl Gedung Arca Medan mengatakan, pada pameran itu , bukan hanya menampilkan kreasi-kreasi mahasiswa Fakultas Teknik Mesin dan Industri Jurusan Elektro, tapi juga karya fakultas lainnya.

“Semoga hasil karya yang dipamerkan dapat menembus pasar. Untuk itu diharapkan produk yang ditampilnya juga memang layak dijual, bukan barang asal jadi. Artinya sekarang ini mahasiswa ITM telah terjadi persaingan didalam mengembangkan kreasinya,” sebut rektor.

Pameran Teknologi Tepat Guna berlangsung selama dua hari 20-21 Februari ini merupakan rangkaian Peringatan Hari Kelahiran Pahlawan Nasional T Amir Hamzah.

Hadir dalam acara itu, Ketua Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (BK3S) Provsu Hj. Sutias Handayani Gatot Pujo Nugroho, Ketua PSSI Prof Djohar Arifin, Wakil Rektor I Unimed, Prof Dr Khairil Ansari, Kahumas ITM M Vivahmi Manafsah SH, Kabag Humas UMA, Ir Asmah Indrawati, MP mewakili Rektor UMA, dan sejumlah pejabat teras ITM.

Seperti di IEMC 2014 di ITS, mobil irit ITM mengikuti di satu kelas Proto Type Diesel, mobil irit ini merupakan pengembangan mobil irit terdahulu. Target mobil irit ITM yang tampil di ajang IEMC 2014, dapat menempuh sekitar 300 kilometer dalam satu liter bahan bakar.

Selain pengembangan mobil Urban Gasoline dan Proto Listrik serta Proto Gasoline, Tahun 2014 ITM sedang mengembangkan Roket Komurindo dan ROBOT KRI dan ROBOT KRCI yang dipersiapkan pada ajang nasional tahun depan.

Mobil irit yang dinamai mobil Ganteng ini merupakan karya kreatifitas mahasiswa ITM yang hemat energi dan ramah lingkungan ini hanya membutuhkan satu liter bensin untuk perjalanan 205 km.

Mobil Ganteng pertama kali dibuat untuk mengikuti Lomba Indonesia Energy Marathon Challenge (IEMC) pada 14-17 November 2013 lalu di Institut Teknologi Surabaya (ITS).

Dari hasil uji tahun sebelumnya Mobil Urban Gasoline baru mampu mencapai hasil 180 km/liter bahan bakar. Target Tahun ini harus 300 km/liter bahan bakar.

Beberapa hal yang dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut adalah rekayasa engine, bobot mobil yang lebih ringan dengan aspek kekuatan material yang kuat serta mobil yang lebih airo dinamis.

Sedangkan sepeda tenaga surya ini mulai dirakit oleh mahasiswa Teknik Elektro ITM yang dipandu dosen pembimbing. “Kita merancang sepeda tenaga surya yang dirangkaikan dengan panel surya 20 wp 3 unit dan dipasang pada boncengannya. Sehingga pada siang hari tinggal jemur saja akan terisi batterai 12 ah 3 unit dan diberi charge dari panel surya 20 wp 3 unit,” katanya seraya menyatakan bahwa cara membuat sepeda tenaga surya murah dan bagus hanya dengan menggunakan solar sell 10 wp. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *