Launching Taman Lalulintas Ceria Portable Masuk Rekor MURI Indonesia

MEDAN | Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapoldasu) Irjen Pol Eko Hadi Sutedjo hadiri acara launching Taman Lalu Lintas Ceria Portable, Ditlantas Poldasu di Lapangan Merdeka Medan.

KEPALA BARESKRIMDalam acara itu Kapoldasu mengajak 5000 anak-anak taman kanak-kanak (TK) se Kota Madya Medan yang hadir nantinya akan dapat untuk taat berlalu lintas.

Pantauan wartawan, kehadiran Kapoldasu Irjen Pol Eko Hadi Sutedjo
bersama Walikota Medan Dzulmi Eldin, utusan Provsu, utusan Pangdam, Kak Seto, Dirut Jasa Raharja, dan perwakilan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) serta Ketua PD Bhayangkari di sambut dengan tarian sekapur sirih oleh anak-anak TK Kamala Bhayangkari Sumut.

Selain sambutan tarian sekapur sirih, di tribun kehormatan tampak juga Kapoldasu berserta rombongan juga disuguhkan beberapa acara di antaranya marching band Yayasan Perguruan Sinar Husni Medan.
Selanjutnya acara launching Taman Lalu Lintas Ceria Portable yang dihadiri 5000 anak TK se Kota Madya Medan secara resmi di buka oleh Kapoldasu Irjen Pol Eko Hadi Sutedjo yang ditandai dengan penekanam tombol sirine.

Selain itu tampak juga Kapoldasu bersama Walikota Medan, Kak Seto dan perwakilan Ketua Cabang Bhayangkari Sumut berbaur bersama lima ribu anak-anak TK se Kota Medan, sembari bergembira menyanyikan lagu Tulat Tulit dan lagu Terima Kasih Bapak Polisi dan Terima Kasih Ibu Polisi secara bersama, sambil mengajak semua anak-anak untuk bersemangat dengan menyapa yel-yel Polisi.

Kapoldasu dalam amanatnya menyampaikan, sangat menyambut baik dilaksanakannya launching Taman Lalu Lintas Ceria Portable ini.

Untuk itu, Kapoldasu menyampaikan terima kasih serta penghargaan kepada Dirlantas Polda Sumatera Utara atas terobosan kreiatif yang sangat positif guna menambah nilai-nilai budaya tertib lalulintas sejak usia dini, sebagai upaya pre-emtif dan preventif dalam mengatasi tingginya angka pelanggaran lalulintas, di Wilayah Sumatera Utara,” jelas Eko.

Hal ini sesuai arahan Kapolri pada saat pencanangan gerakan pelopor keselamatan berlalu lintas pada 2014 yang lalu, bahwa angka kematian korban kecelakaan lalulintas di Indonesia rata-rata mencapai 25 ribu orang atau sekitar 68-70 orang setiap harinya, sedangkan khusus di Sumatera Utara 4s/d 5 orang perhari,” ungkapnya.

Oleh karena itu, keselamatan berlalulintas menjadi permasalahan Nasional yang tidak hanya tanggung jawab Polri semata, tetapi hal ini juga merupakan tanggung jawab bersama, sedangkan Polri dituntut untuk melaksanakan berbagai upaya meminimalisir angka kecelakaan lalulintas sesuai dengan tupoksi.

Kapoldasu juga menyampaikan untuk mengatasi hal itu Poldasu dan seluruh jajarannya melaksanakan Operasi Kancil Toba 2015, dan berhasil mengungkap 152 kasus curanmor, dengan tersangka 194 dan barang bukti 249, dan 3 mobil,semua keberhasilan ini merupakan hubungan sinergitas yang baik dari semuanya.

“Hari ini kita patut berbangga telah mendapat penghargaan dari Muri, sebagai pemecah rekor yang pertama di Indonesia yang memiliki taman lalu lintas ceria portable,” kata Kapoldasu.

“Namun kebanggaan ini jangan membuat kita berhenti sampai disini, tapi jadikan langkah awal untuk terus bersemangat mengkampanyekan dan membudayakan, serta menggelorakan tertib berlalu lintas kepada seluruh masyarakat agar dapat menjadi pelopor dalam keselamatan berlalulintas, sehingga diharapkan pada tahun berikutnya kita dapat menurunkan angka kecelakaan lalulintas di Wilayah Sumatera Utara,” pungkas Kapoldasu. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *