Salim Fakhri: Masyarakat Agara Lawan Gerakan ISIS

KUTACANE | Anggota DPR RI yang merupakan putra asli Kabupaten Aceh Tenggara (agara), HM Salim Fakhri, Rabu (18/3/2015), melakukan kegiatan sosialisasi tentang empat pilar berbangsa bernegara, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika yang harus terus digaungkan.

KEPALA BARESKRIMKegiatan sosialisasi yang dihadiri Anggota Komisi IX dari Fraksi Partai Golkar ini, berlangsung di Kantor Camat Lawe Bulan Aceh Tenggara (Agara), juga lebih dari 300 peserta ikut didalamnya yang terdiri dari para Kepala Desa/Pengulu, Imam Mukim, para tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, LSM dan para insan pers yang ada di Agara,

Sosialisasi 4 Pilar kebangsaan itu juga dihadiri Wakil Bupati Agara, H Ali Basrah, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Agara, Drs Syahrizal, Asisten III Setdakab Agara, Drs Sahidal Kastri serta pejabat terkait lainnya.

Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan pertama kali dilakukan oleh H Salim Fakhri, disambut baik para peserta yang telah hadir mengikuti acara serta masyarakat setempat.

H Salim Fakhri mengatakan, sosialisasi 4 Pilar kebangsaan dilaksanakan dengan tujuan agar masyarakat mendapatkan pemahaman yang utuh dalam kehidupan sehari-hari.

“Ini upaya penting yang harus terus dilakukan agar masyarakat memahami falsafah dan landasan hidup dalam bernegara. Melalui sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan ini diharapkan masyarakat dapat mengaplikasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari, sehingga terwujud masyarakat yang rukun, adil dan sejahtera,” ujar politisi Partai Golkar ini.

Selain itu, kata Salim Fakhri, saat ini yang menjadi salah satu musuh nyata selain Narkoba bagi negara adalah ISIS yang merupakan sebuah gerakan radikal yang tidak disetujui dan tak sesuai dangan Pancasila dan UUD 1945 serta 4 Pilar Kebangsaan yang ada di Indonesia.

“Saya sangat berharap agar gerakan ISIS tidak masuk di Aceh khususnya di Aceh Tenggara (agara) untuk itu semua pihak terkait bukan hanya TNI-Polri dan Pemerintah, tetapi seluruh elemen masyarakat agar bersama-sama melawan gerakan ISIS, sehingga tak ada masuk di Indonesia khususnya di Aceh,” harapnya.

Ditambahkannya, akan berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan kontribusi terhadap pembangunan Aceh Tenggara, sehingga Agara dapat menjadi lebih baik dan maju kedepannya. “Tahun ini, Agara akan diupayakan dibangun irigasi/waduk raksasa yang dananya hingga mencapai sekitar Rp 78 miliaa. Dan tak hanya itu ditambah lagi dengan berbagai sektor pembangunan dibidang pendidikan dan sector pariwisata di Aceh Tenggara yang sumber dananya dari APBN,” sebut anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar itu.

Sementara itu, Wakil Bupati Aceh Tenggara, H Ali Basrah menyatakan, Narkoba adalah salah satu musuh seluruh rakyat Indonesia. Sebab barang haram itu dapat merusak generasi muda bangsa, sehingga memerangi narkoba kedepanya harus lebih optimal dilakukan di Aceh Tenggara.

Apalagi, saat ini Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah menyatakan komit dan sangat bersungguh-sungguh dalam memberantas dan membasmi serta memberikan hukuman mati bagi para bandar dan pengedar narkoba.

Berkaitan dengan 4 Pilar Kebangsaan, Wabup menambahkan, sebagai masyarakat harus menjaga sifat saling menghargai, toleransi dan tidak mudah terprovokasi dari hal-hal yang bisa merusak kerukunan warga, bangsa dan Negara.

“Dengan sosialisasi empat pilar kebangsaan diharapkan kita dapat mencintai negara ini dan mencegah hal-hal yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan NKRI khususnya di Aceh Tenggara,” ujar H Ali Basrah. (ijal/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *