Dua Pelaku Curanmor Didor Polresta Medan

MEDAN | Unit Ranmor Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Medan berhasil meringkus dua pelaku pencurian mobil Mitshubisi Colt Diesel BK 8673 B milik Herdin Saragih (40) warga Jalan Keruntung, Kelurahan Sidorejo Medan Tembung. Kedua pelaku diringkus dari kawasan Jalan Starban, Kecamatan Medan Polonia dan terpaksa dilumpuhkan akibat melakukan perlawanan.

KEPALA BARESKRIMKedua tersangka pencurian tersebut yakni, Esron Sitepu (32) warga Jalan Starban Gg Garuda, Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia dan Diego Fransiskus (23) warga Jl Pelita VI Kecamatan Medan Perjuangan.

Dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan satu unit mobil Mitsubishi Colt BK 8673 BJ, satu buah kunci palsu, satu buah pegangan kunci yang sudah dimodifikasi, satu buah buku KIR dengan nomor MDN 05630 C dan satu buah STNK.

Kasat Reskrim Polresta Medan, Kompol Wahyu Istanto Bram kepada sejumlah wartawan mengatakan, penangkapan terhadap dua pelaku pencurian mobil ini berdasarkan laporan korban yang tertuang dalam LP/3005/K/XI/2014/SPKT Resta Medan.

“Para pelaku kita ringkus berdasarkan laporan korban dan kemudian kita lakukan penyelidikan. Awalnya kita menangkap tersangka Diego, pada Jum’at (20/3) lalu. Selanjutnya kita lakukan pengembangan dan berhasil meringkus tersangka Esron. Dari keterangan pelaku, mereka melakukan pencurian bersama empat rekannya dan telah melakukan sebanyak tujuh kali menjalankan aksi pencurian. Pelaku juga terpaksa kita lumpuhkan dikarenakan melakukan perlawanan kepada anggota saat ditangkap,” papar Wahyu Bram disela-sela gelaran pers di gedung Sat Reskrim Mapolresta Medan, Rabu (25/3/2015).

Dijelaskan Bram, bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan guna mencari keberadaan rekan pelaku. “Para pelaku ini termasuk komplotan atau sindikat antar Provinsi. Dari keterangannya mereka menjual barang hasil kejahatan ke daerah Nangroe Aceh Darussalam (NAD). Selanjutnya kita akan melakukan pencarian terhadap rekan korban berinisial RT, TS, SR dan E. Keduanya kita jerat dengan Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara,” pungkasnya. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *