HeadlineIndeksKriminalitasSosial

Tebingtinggi Waspadai Perekrutan Teroris

TEBINGTINGGI | Jajaran kepolisian, Pemerintah Kota Tebingtinggi, Muspida dan TNI terus berupaya saling bahu membahu untuk menghempang perkembangan teroris terutama jaringan ISIS di Tebingtinggi.

KEPALA BARESKRIMKoordinasi pembentukan dan pengefektifan kontra radikal dan deradikalisasi tersebut digelar di Aula Kamtibmas Polres Tebingtinggi Jalan Pahlawan, kemarin.

Walikota Tebingtinggi, Ir H Umar Zunaidi Hasibuan diwakili Asisten H Agus Salim Purba mengaku akan berupaya semaksimal mungkin berkordinasi dengan pihak kepolisian dan lapisan struktur bawah pemerintahan terutama kepala lingkungan (kepling) untuk mewaspadai terjadinya perekrutan jaringan teroris di kota itu.

“Peranan kepling sangat diharapkan informasinya untuk melihat siapa orang baru yang datang selama 1×24 jam untuk melaporkan ke pihak terkait. Apabila melihat kecurigaan, segera laporkan agar dilakukan pengecekan. Kita harap Tebingtinggi bebas dari gerakan teroris,” pinta Kapolres Tebingtinggi AKBP Enggar Pareanom.

Ia mengatakan, semua ini merupakan tanggung jawab bersama dengan seluruh masyarakat Kota Tebingtinggi dan bukan tanggung jawab pihak kepolisian saja, semua pihak harus bersama-sama memberikan pendidikan kepada masyarakat agar jangan mau menjadi bagian dari gerakan teroris.

“Peranan ulama, peranan tokoh masyarakat sangat diharapkan,” ucap Kapolres.

Mewakili Dandim 0204 Deliserdang dari Kasdim, Mayor T Simanjuntak menjelasan, saat ini lagi marak gerakan ISIS di Indonesia, selama dua tahun ini perkembangannya sudah ada di pelosok nusantara dan rekrutmen sudah dilakukan.

Menjadi permasalahan besar, kata T Simanjuntak, ISIS melakukan bukan saja terhadap agama Islam, tetapi agama lainnya juga ada yang masuk di dalamnya.

“Orang yang direkrut mereka adalah orang yang wawasan kebangsaannya minim. Khusus kegiatan teroris dalam merekrut, mereka melihat perkumpulan secara umum dengan cara keagamaan. Kelompok teroris melakukan pendekatan melalui agama, saat ada celah, mereka menyampaikan doktrin untuk jihad,” terangnya.

Kasat Intelkam Polres Tebingtinggi AKP Antoni Rajagukguk menyoroti tentang ISIS yang sudah masuk di Indonesia, menyatakan, perlu dibahas bagaimana melakukan koordinasi untuk menghempang pengaruh radikalisme yang akan masuk ke Kota Tebingtinggi. (man/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING
Close
Back to top button