Butuh Rp 4.590 T Muluskan Jalan Propinsi Sumut

MEDAN | Komisi D DPRD Sumut menegaskan, untuk memuluskan 3.048,50 Km jalan propinsi di Sumut untuk 3 tahun kedepan (TA 2015-2018) agar jangan terus mengalami hancur-hancuran, dibutuhkan anggaran sebesar Rp4.590 triliun lebih dengan asumsi setiap tahunnya dianggarkan sebesar Rp1.530 triliun, sehingga diharapkan kepada Dinas PU Bina Marga Sumut jangan lagi “berleha-leha”, tapi harus mencari bantuan LOAN maupun “menjolok” anggaran dari APBN.

KEPALA BARESKRIMPenegasan itu diungkapkan Wakil Ketua dan anggota Komisi D DPRD Sumut, H Nezar Djoely ST dan Drs Baskami Gintings kepada wartawan, Senin (18/5/2015), di DPRD Sumut menanggapi target Pempropsu memuluskan jalan di Sumut pada kondisi mantap pada TA 2018 dengan anggaran yang begitu besar disaat kondisi keuangan Pempropsu sedang ‘morat-marit’.

“Dinas PU Bina Marga Sumut harus ekstra keras merealisasikan target jalan propinsi dalam ststus mantap hingga tahun 2018. Jika hanya mengandalkan dana dari APBD Propinsi kemungkinan sulit terealisasi, sehingga Kadis Bina Marga perlu melakukan inovatif dengan mencari bantuan LOAN maupun menjolok anggaran dari pemerintah pusat melalui APBN,” tandas Nezar Djoely senada dengan Baskami.

Seperti diketahui, tandas Baskami, panjang jalan propinsi di Sumut mencapai 3.048,50 Km dan saat ini dalam kondisi baik sepanjang 1.190 Km, kondisi sedang sepanjang 1.078,66 Km, rusak ringan sepanjang 259,00 Km serta rusak berat sepanjang 520,75 Km.

Dari sisi insfrastruktur ini sulit dikatakan Propinsi Sumut memiliki kemampuan daya saing dari daerah lain. “Dari hasil temuan Komisi D di lapangan, kondisi rusak berat sepanjang 520,75 Km terdiri dari 373,05 Km merupakan jalan tanpa perkerasan/jalan tanah dan 147,7 Km jalan dengan perkerasan lapisan aspal.

Jadi presentase rusak berat mencapai 17,08 persen atau dalam penilaian kondisi jalan tidak mantap di Propinsi Sumut sebesar 25,58 persen. Dengan kata lain, kondisi jalan pada akhir 2014 sudah mencapai 74,42 persen mantap,” tandas Baskami.

Namun untuk mencapai target pada TA 2018 kondisi jalan propinsi di Sumut mantap, ujar Nezar, dibutuhkan anggaran tidak sedikit mencapai Rp4.590 triliun lebih dengan prediksi kebutuhan anggaran setiap tahunnya mencapai Rp1,455 triliun.

Dalam hal ini Dinas Bina Marga Sumut harus berinovatif, agar target yang telah ditetapkan bisa terealisasi.

Berkaitan dengan itu, Nezar dan Baskami mendesak Pempropsu Cq Dinas Bina Marga Sumut dapat memadukan pembangunan dan pemeliharaan jalan dengan pembangunan dan pemeliharaan drainase dalam satu paket anggaran, agar kondisi jalan di daerah ini bisa mantap, tidak kalah dengan jalan-jalan di propinsi lain.

Selain itu, tandas Nezar, kondisi jalan rusak ringan dan rusak berat perlu menjadi perhatian serius Pempropsu agar kondisi jalan mantap di seluruh Propinsi Sumut dapat tercapai sesuai dengan target RPJMD 2013-2018 dan jalan mantap propinsi 95 persen di akhir tahun 2018 dapat dinikmati masyarakat.

Baskami juga mengingatkan Pemprov Sumut harus lebih memperhatikan pembangunan dan peningkatan jalan dengan rencana umur 10 tahun dan secara priodik, pasca konstruksi jalan dilakukan pelapisan ulang (overlay) dalam kurun waktu 3 – 5 tahun untuk mempertahankan target umur jalan yang direncanakan. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *