Belasan Tukang Pakir di Medan Dibekuk

MEDAN | Maraknya Juru Parkir (Jukir) liar yang sangat meresahkan warga membuat Polresta Medan gerah. Maka dari itu, Sat Shabara Polresta Medan menggelar Operasi Premanisme di sejumlah wilayah kota Medan, Selasa (19/5/2015).

tukang parkitKEPALA BARESKRIMImbasnya, belasan tukang parkir liar dibekuk dan diboyong ke mako Sat Shabara Polresta Medan guna dilakukan pendataan.

Gelaran Ops Premanisme ini dilakukan di sejumlah titik-titik rawan yang kerap dilakukan sebagai ajang pemungutan liar (pungli), seperti Jalan Gatot Subroto, Jalan Kapten Muslim dan pasar tradisional Petisah di Jalan Nibung Raya, Kecamatan Medan Petisah.

Amatan wartawan di pasar tradisional Petisah, tampak petugas Sat Shabara mengamankan seorang wanita dan seorang pria yang merupakan juru parkir liar.

Para jukir melakukan perlawanan dan tak terima dirinya diamankan oleh petugas kepolisian.

Setelah dilakukan pengamanan, sejumlah jukir diboyong dengan menggunakan truk pengangkut ke Mako Sat Shabara Polresta Medan, Jalan Putri Hijau Medan.

Kanit Patroli Shabara Polresta Medan AKP Samosir ketika dikonfirmasi di pasar tradisional Petisah mengatakan, Ops Premanisme ini digelar berdasarkan informasi dari masyarakat yang resah akan pemalakan dan pemungutan liar.

“Hari ini kita lakukan Ops Premanisme yang bertujuan untuk meminimalisir pemalakan dan pemungutan liar yang beberapa bulan belakangan kerap terjadi di Kota Medan,” ucap AKP Samosir.

Dijelaskan AKP Samosir, dalam gelaran razia tersebut, pihaknya berhasil mengamankan belasan tukang parkir liar di beberapa titik di Kota Medan.

“Sementara ini ada 12 pria dan 3 wanita yang merupakan juru parkir liar tak memiliki identitas resmi yang kita amankan. Selanjutnya, para jukir ini akan kita lakukan pendataan dan pengarahan agar tidak mengulangi tanpa surat resmi,” ucap AKP Samosir. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *