HeadlineIndeksKriminalitas

Polda Aceh Bakar Lima Ton Ganja

BANDA ACEH | Polda Aceh membakar 4.813 bal ganja kering atau hampir lima ton serta 1.500 pohon ganja di halaman Mapolda Aceh, Banda Aceh, (19/5/2015).

KEPALA BARESKRIMGanja berjumlah 4.813 bal ini ditangkap tim Ditres Narkoba Polda dari empat pria menggunakan dua truk di Krueng Raya, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar, 18 Maret 2015.

Direktur Ditres Narkoba Polda Aceh, Kombes Pol Agus Sunardi dalam laporannya di awal acara seremonial ini menyebutkan keempat tersangka pengangkut 4.813 bal ganja ini adalah Supriansyah, Muhammad, Madhan, dan Nasrudin.

Sedangkan, 1.500 pohon ganja itu hasil operasi antik rencong 2015 di Gunung Paro, Kemukiman Lamteuba, Kecamatan Seulimuem, Aceh Besar.

“Luas ladang ganja yang ditemukan di lokasi tersebut 17 hektare dan ganja yang ditemukan 127.500 pohon, 1.500 pohon dibawa ke Mako Polda dan selebihnya dimusnahkan di TKP,” kata Kombes Pol Agus.

Selain ganja yang dimusnahkan itu, Kombes Agus juga membacakan hasil pengungkapan narkoba dari Januari-Mei 2015 seluruh Aceh, baik oleh Ditnarkoba Polda maupun jajaran Polres, yaitu 11.672 kilogram (Kg). Sedangkan ladang ganja se-Aceh yang ditemukan dalam periode yang sama 91 hektare dengan jumlah pohon 682.500 batang.

“Dari barang bukti dan barang temuan ini, apabila dikonversi dalam rupiah, maka jumlahnya Rp 429.770.000.000. Perkiraan korban yang terselamatkan 54.586.000 jiwa,” kata Direktur Narkoba.

Kapolda Aceh, Irjen Pol Husein Hamidi mengungkapkan banyaknya jumlah ini, selain Aceh memang daerah ladang ganja sejak dulu, kini Polda Aceh dan jajaran juga lebih aktif mengungkap keberadaan ganja dari hulu ke hilir guna memutus mata rantai peredarannya atau setidaknya meminimalisir.

Selain itu, polisi juga aktif mengungkap kasus peredaran dan penggunaan sabu-sabu yang kini diperkirakan sudah masuk hingga ke berbagai pelosok desa. Kapolda mengatakan, selama 2015 sebanyak 15 polisi di Aceh sudah dipecat karena berbagai kasus yang latar belakangnya disebabkan narkoba.

Kapolda mengajak semua pihak untuk aktif memberantas narkoba, misalnya seperti yang sudah dilakukan polisi dan BNN yang memberikan bibit tanaman alternatif kepada masyarakat di sekitar pegunungan yang selama ini sebagiannya lebih memilih menanam ganja. (srb/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button