Pembangunan Agung Podomora City Jangan Ganggu Signal TVRI

MEDAN | Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara, H Ajib Shah SSos meminta pembangunan Agung Podomoro City Medan jangan sampai mengganggu jalur signal microwave studio Televisi Republik Indonesia (TVRI) Jalan Putri Hijau Medan ke satuan transmisi di Bandar Baru.

KEPALA BARESKRIM“Untuk itu, diharapkan ketinggian pembangunan Agung Podomoro City Medan jangan sampai mengganggu signal telekomunikasi sejumlah siaran lokal di Medan salah satunya TVRI. Sehingga siaran lokal TVRI Sumatera Utara tidak dapat diterima oleh masyarakat Medan dan beberapa kabupaten dan kota di Sumut,” kata Ajib Shah saat menerima audiensi Kepala TVRI Sumut Zainuddin Latuconsina didampingi sejumlah kepala bidang dianataranya Kabid Pemberitaan, Suhermanto, Kabid Tekhnik Suherman, Kabid SDM, Bambang dan Kabid Pemancar, Suheri di gedung dewan Jalan Imam Bonjol Medan, Kamis (28/5/2015).

Ajib Shah mengaku tidak mempersoalkan dilakukannya percepatan pembangunan sejumlah gedung-gedung bertingkat di Medan. “Silahkan lanjutkan pembangunan gedung-gedung bertingkat yang banyak di Kota Medan ini. Namun ingat, pembangunannya jangan asal jadi apalagi sampai tidak memperhatikan persoalan disekitarnya,salahsatunya yakni gangguan signal telekomunikasi siaran local,”kata Ketua DPD Partai Golkar Sumut ini.

Untuk itu, Ajib Shah mengimbau kepada pimpinan Agung Podomoro City Medan agar menjalin komunikasi intensif dengan pihak TVRI Sumatera Utara. “Kita minta pimpinan Podomoro City Medan agar menjalin komunikasi dengan TVRI, guna membahas persoalan dan mencari solusi dalam mengatasi ketinggian gedung yang akan dibangunnya jangan sampai mengganggu signal telekomunikasi atau siaran TVRI di Sumut,” sebutnya.

Sebelumnya, Kepala TVRI Sumut Zainuddin Latuconsina dihadapan Ketua DPRDSU, H Ajib Shah melaporkan, pembangunan Agung Podomoro City Medan berkemungkinan menghalangi jalur signal microwave dari studio TVRI Jalan Putri Hijau Medan ke Satuan Transmisi di Bandar Baru. Sehingga siaran local TVRI Sumatera Utara tidak dapat diterima oleh masyarakat Medan dan beberapa Kabupaten/Kota di Sumut.

Zainuddin menyampaikan, jika pembangunan jalur signal TVRI, maka perlu melakukan ditempuh dan diambil sejumlah solusi. Yakni, jelas Zainuddin, pertama penggunaan jalur satelite yang menggunakan uplink sendiri dan biaya yang ditimbulkan untuk peralatan dan penggunaan sewa satelite sepenuhnya menjadi tanggungjawab Podomoro City Medan.

“Kedua, penggunaan fiber optic dari Telkom untuk jalur dari TVRI Sumut Jalan Putri Hijau ke pemancar di Bandar Baru,serta biaya yang ditimbulkan untuk penggunaan dan penyewaan setiap tahunnya menjadi tanggungjawab Podomoro,” jelasnya.

Zainuddin berharap kepada Ketua DPRDSU H AJib Shah, agar turut membantu persoalan lahan TVRI Sumut yang belakangan ini banyak yang mengklaim bahwa tanah kantor TVRI sebagai miliknya.

Menyikapi hal ini, Ketua DPRDSU H Ajib Shah langsung menyambut baik dan berjanji akan segera membahas hal itu. “Kita akan segera sampaikan ke Komisi terkait bidang hukum dan pemerintahan, agar persoalan klaim tanah TVRI Sumut ini untuk dibahas dan diselesaikan oleh dewan,” sebutnya. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *