Masyarakat Belawan Siap Bantu Pelindo I Berjuang Pertahankan Aset

BELAWAN | Formabem (Forum Masyarakat Belawan Membangun), siap membantu Pelindo I Cabang Belawan, untuk berjuang mempertahankan aset yang dimilikinya, termasuk menolak rencana eksekusi Pantai Anjing yang akan dilakukan PN Medan.

KEPALA BARESKRIMKetua Formabem, Herianto Laut menyampaikan hal ini ketika melakukan audiensi pengurus Formabem ke Pelindo I cabang Belawan, kemarin.

Herianto mengatakan, masyarakat Belawan sangat prihatin jika asset negara yang dimiliki Pelindo I, yang berada dilahan Pantai Anjing beralih tangan kepada mafia tanah.

Ketua Formabem ini menyatakan sikap siap membantu Pelindo I cabang Belawan, setelah mendengarkan penjelasan dari General Manager Pelindo I cabang Belawan, Sahat Prawira tentang lahan Pantai Anjing yang diperkarakan, merupakan asset Negara yang diberikan kepada PT.Pelindo I, sesuai dengan UU No.1/2004 dan merupakan akses keluar masuk dermaga untuk mengangkut serta membongkar kebutuhan pokok di Sumatera Utara.

Menurut General Manager Pelindo I cabang Belawan ini, pihaknya tetap mempertahankan aset negara yang diberikan kepada PT Pelindo I, karena itu merupakan bagian dari serifikat tanah HPL No.1 Desa Belawan I tanggal 3 Maret 1993 seluas 278,15 Ha.

Dikatakannya, Pelindo I Cabang Belawan dan para karyawannya, akan terus berjuang untuk mempertahankan asset tanah Pantai Anjing seluas lebih kurang 10 Ha, walaupun pihak Pengadilan Negeri Medan gagal melakukan eksekusi pada (6/5/2015), Pelindo I Cabang Belawan akan melakukan penolakan kembali yang rencananya eksekusi akan dilakukan pada 10 Juni mendatang.

Sahat Prawira yang didampingi Menejer Umum Muhamad Natsir, Asmen Hukum & Humas Roswita dan Menejer Teknik Ferial, juga menyampaikan sejumlah pembangunan yang dilaksanakan oleh Pelindo I Cabang Belawan, diantaranya pembangunan gudang coldstage untuk sayur mayur di dermaga 006 – 008 Belawan Lama.

Pembangunan gudang coldstorage yang rencananya akan dilaksanakan tahun ini atas permitaan masyarakat Tanah Karo, agar sayur mayor yang akan diekspor ke Singapura atau Malaysia bisa memiliki kualiatas yang baik,” ujar Sahat.

Dia juga menjelaskan akan membangun dermaga tempat sandar mobil berlantai IV agar mobil yang masuk ke pelabuhan terbesar ketiga di Indonesia tersebut tidak berserakan lagi. “Dengan adanya dermaga tersebut, mobil yang diturunkan dari kapal bisa tertata dengan rapi,” ungkapnya.

Dari beberapa permasalahan dan perencanaan pembangunan itu, kata Sahat, tidak terlepas dari dukungan masyarakat yang ada di sekitar Pelabuhan Belawan dan sekitarnya, termasuk masyarakat Belawan.

Audiensi Formabem ke Pelindo I cabang Belawan tersebut, dipimpin oleh Ketua Umum Herianto Laut, Sekretaris Chairil Amri, Badan Pendiri M. Nur Sani, Ketua Koordinator Bidang Organisasi M Adnan Noor, Ketua Koordinator Bidang Maritim dan Kepelabuhanan Patar Panjaitan beserta penasehat Drs H Zakaria Rasyidi dan berserta pengurus lainya. (man/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *