ITM Siapkan Lulusan Tenaga Pertambangan Berkualitas

MEDAN | Teknik pertambangan adalah salah satu disiplin ilmu keteknikan yang mencakup praktek, teori, sains, teknologi dan aplikasi dalam pencarian, penambangan (penggalian), pengolahan, dan pemanfaatan bahan galian (mineral). Teknik pertambangan juga mencakup pemrosesan mineral untuk meningkatkan nilai tambah.

KEPALA BARESKRIMKahumas ITM M Vivahmi SH MSi mengatakan, ekstraksi mineral juga penting dalam masyarakat modern. Aktivitas penambangan seringkali menimbulkan gangguan lingkungan di dalam dan di sekitar area tambang.

“Insinyur pertambangan harus peduli terhadap mitigasi kerusakan lingkungan sebagai akibat dari produksi dan pemrosesan bahan tambang,” ujarnya.

Negara Indonesia yang memiliki kekayaan alam sangat luas, mestinya mampu mengelola pertambangan cukup banyak, namun nyatanya hanya sebagian yang dapat dikelolah ini sangat memprihatinkan.

Oleh karena itu menyangkut permasalahan tersebut adanya kemauan para pihak misalnya pemerintah, pengusaha dan elemen-elemen terkait didalamnya.

Dikesempatan itu, ujarnya, untuk menutupi kekurangan tenaga insfektur penambangan di tanah air, pemerintah tahun 2014 memberikan kesempatan kepada para alumni penambangan diindonesia untuk bekerja.

“Minimnya tenaga penambangan dari pemerintah, merupakan peluang bagi sarjana pertambangan diIndonesia,” katanya seraya mengharapkan, dari jumlah tersebut ada alumni ITM yang diterima masuk disana.

Ia juga mengharapkan lulusan teknik pertambangan dimana pun berada mencintai lingkungan. Sementara itu dalam paparannya menyebutkan, didalam prinsip reklamasi pasca tambang maka perlunya ada perlindungan kualitas air permukaan,air tanah, air laut, tanah dan udara, perlindungan keanekaragaman hayati, stabilitas dan keamanan timbunan batuan penutup tailing, lahan bekas tambang, pemanfaatan lahan,bekas tambang,dan penghormatan atas nilai sosial dan nilai budaya setempat, lahan bekas tambang,pemanfaatan lahan,bekas tambang, dan penghormatan atas nilai sosial dan nilai budaya setempat.

Sementara pemeliharaan reklamasi dan pasca tambang,berupa rencana reklamasi dan pascatambang,pelaksanaan reklamasi dan pasca tambang dan kriteria keberhasilan. Kriteria keberhasilan reklamasi, penataan lahan,permukaan lahanBackfiling,pengelolaan ATTkendali erosi, revegetasi pengolahan topsoil, penanaman dan pemeliharaan.

Dia menambahkan, prinsip pembangunan negara akan berhasil jika dilandasi prinsip pembangunan berkelanjutan (sustainable devolopment). Prinsip ini memiliki arti bahwa pembangunan yang dilakukan saat ini akan memberi manfaat pada masyarakat sekarang ini tetapi juga sekaligus tidak mengurangi hak generasi mendatang untuk memperoleh kehidupan yang layak.

Prinsip pembangunan berkelanjutan ini hanya dapat dilakukan oleh orang-orang yang memiliki ketiga kecerdasan yang sudah disebutkan yaitu kecerdasan intelektual, kecerdasan emosi dan kecerdasan spritual yang juga diharapkan dan dimiliki para alumni ITM. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *