Turis Malaysia Dominasi Kunjungan ke Sumut

MEDAN | Kepala BPS Sumut, Wien Koesdiatmono mengatakan, dari sepuluh negara pasar utama wisatawan mancanegara pada Januari-Mei 2015, Malaysia masih mendominasi jumlah wisatawan mancanegara yang datang yaitu sebesar 56,86 persen.

KEPALA BARESKRIMKemudian, diikuti oleh Singapura 5,17 persen, Tiongkok 2,62 persen, Jerman 1,71 persen, Australia 1,58 persen, Belanda 1,40 persen, Amerika Serikat 1,39 persen, Inggris 1,33 persen, Thailand 1,33 persen, Taiwan 0,94 persen. Jumlah wisman dari sepuluh negara tersebut adalah 74,34 persen dari total kedatangan wisman ke Sumut.

Jumlah kedatangan wisman selama Januari-Mei 2015 dari sepuluh negara utama tersebut menunjukkan penurunan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, penurunan terbesar terjadi pada wisman asal Thailand yang mengalami penurunan 43,47 persen. Sedangkan wisman yang mengalami peningkatan yaitu wisman asal Jerman yaitu sebesar 14,47 persen.

Wien menyebutkan, jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung di Sumatera Utara melalui tiga pintu masuk pada bulan Mei 2015 mencapai 19.943 kunjungan, mengalami kenaikan sebesar 14,25 persen dibanding yang datang pada bulan April 2015 yang mencapai 17.455 kunjungan.

Jika dibandingkan dengan bulan yang sama tahun 2014, jumlah wisman pada bulan Mei 2015 mengalami penurunan sebesar 10,75 persen, yaitu dari 22.345 kunjungan turun menjadi 19.943 kunjungan pada bulan Mei 2015.

Kenaikan jumlah wisman pada Mei 2015 terjadi pada pintu masuk Bandara Kuala Namu Internasional naik sebesar 15,76 persen, melalui pintu masuk Pelabuhan laut Tanjungbalai Asahan naik sebesar 8,52 persen, dan melalui pintu masuk Pelabuhan Laut Belawan naik sebesar 2,51 persen.

Secara kumulatif, katanya, selama Januari-Mei 2015 jumlah wisman yang berkunjung ke Sumatera Utara mencapai 99.041 kunjungan, yang berarti menurun 7,82 persen dibanding jumlah wisman pada periode yang sama tahun 2014.

Persentase penurunan tertinggi terjadi di pintu masuk Pelabuhan Belawan yaitu sebesar 26,90 persen dan melalui pintu masuk Bandar Udara Kuala Namu Internasional turun 5,99 persen, sedangkan pintu masuk Tanjungbalai Asahan naik sebesar 12,08 persen. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *