Mahasiswa: Copot Plt Direktur RSU Haji Medan

MEDAN | Sejumlah pengunjuk rasa yang tergabung dalam Pimpinan Pusat Kesatuan Mahasiswa Masyarakat Mandiri Sumatera Utara meminta DPRD Sumut untuk mencopot Plt Direktur RSU Haji Medan dr Diah Retno W Ningtyas.

KEPALA BARESKRIMPermintaan ini dilatarbelakangi adanya indikasi KKN dalam sejumlah proyek di rumah sakit tersebut. “Kami meminta DPRD Sumatera Utara melalui Komisi E dalam rapat dengar pendapat untuk mengeluarkan rekomendasi pencopotan Plt Direktur RSU Haji Medan Provinsi Sumatera Utara,” teriak Koordinator Pimpinan Pusat Kesatuan Mahasiswa Masyarakat Mandiri Sumatera Utara (PPKM3SU) Aksi Imam S Marpaung di gedung DPRD Sumut Jalan Imam Bonjol No 5 Medan, Rabu (16/9/2015).

Massa menyebutkan, indikasi KKN itu terlihat dari proyek pengadaan alat CT Scan senilai Rp16 miliar yang dikerjakan PT Dian Graha tahun 2014 namun hingga kini alat tersebut belum difungsikan.

Kemudian proyek pembangunan gedung lantai 2 gedung Hijir Ismail senilai Rp7,4 miliar oleh PT Karya Prima Kontrindo tahun 2014, akan tetapi hingga saat ini gedung tersebut juga belum dipergunakan.

Selanjutnya adalah proyek renovasi gedung Materniti lantai 1 senilai Rp800 juta yang dikerjakan CV Dwi Tunggal tahun 2014. Hingga kini ruangan tersebut juga belum difungsikan. Bahkan menurut keterangan KPA dr Jamal, plafon ruangan tersebut sudah rusak.

Oleh karena itu, selain meminta rekomendasi pencopotan Plt Direktur dr Diah, massa juga mendesak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara segera memeriksa oknum oknum yang terkait dalam tindak KKN itu.

Massa juga meminta Kejatisu memeriksa kaitan Plt Direktur dengan dugaan penyimpangan penggunaan APBNP RSUD dr.Tengku Mansyur Kota Tanjung Balai tahun anggaran 2012 sebesar Rp5 miliar.

Aksi massa ini diterima oleh perwakilan anggota dewan dari Komisi E, Iskandar Sakti Batubara dan Richard Pandapotan Sidabutar. Iskandar mengatakan, pihaknya akan menggelar rapat dengar pendapat dengan RSU Haji untuk mengkonfirmasi hal tersebut. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *