Pendukung PATEN Demo PTTUN Medan

MEDAN | Ratusan massa pendukung pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas) periode 2015-2020, Palbert Siboro SE – Henri Sihombing Amd (PATEN), menggelar unjukrasa di kantor Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Medan Jalan Peratun Desa Medan Estate, Percut Sei Tuan, Senin (2/11/2015).

KEPALA BARESKRIMDalam orasinya, selain memegang poster yang berisikan kekesalan mereka, massa juga menyampaikan jika keputusan PTTUN Medan diduga telah mencederai hak demokrasi masyarakat di Kabupaten Humbahas. Perwakilan pendemo meminta supaya PTTUN Medan mencabut keputusan nomor 10/G/Pilkada/2015, lantaran keputusan tersebut dinilai cacat hukum.

PTTUN Medan mengabaikan keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar atas penarikan dukungan/rekomendasi dari pihak penggugat (Ir Harry Marbun dan Momento Nixon M.Sihombing) pada 28 Juli 2015.

PTTUN Medan dalam menetapkan keputusan tidak menyertakan form B1 KWK, dimana form ini merupakan kelengkapan pencalonan, tetapi penggugat (Ir Harry Marbun dan Momento Nixon M Sihombing) hanya memiliki B1 KWK versi Munas Bali.

Hal tersenut telah melanggar PKPU No 12 Tahun 2015 Pasal 36 dan 42. Kepada PTTUN Medan diminta untuk memerintahkan KPU Kabupaten Humbahas agar menetapkan kembali pasangan calon PATEN sebagai calon Bupati/Wakil Bupati Humbahas dengan nomor urut 4, berdasarkan keputusan KPU Kabupaten Humbahas No 184/KPU/002.434857/IX/2015 tetanggal 23 September 2015 dan Keputusan PTTUN Medan diduga sangat meresahkan masyarakat Humbahas, karena keputusan tersebut diduga dianggap keliru dan tidak mempunyai landasan hukum.

Usai berorasi, pihak PTTUN Medan menerima tujuh perwakilan pendemo, dan selanjutnya dilakukan tanya jawab yang langsung dipimpin oleh Ketua PTTUN Medan dan jajarannya.

Setelah mendapat penjelasan, perwakilan warga langsung keluar ruangan menuju massa yang lainnya. Setelah itu, massa akhirnya membubarkan diri tanpa adanya kericuhan.

Salah seorang warga Humbahas, dalam pertemuan itu mengaku belum mengetahui apa hasilnya. Namun dikatakan ia dan warga yang lain masih menunggu hasil mediasi secara lisan.

Pantaun di lokasi, turut hadir Kapolresta Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto SIK MHum, Kapolres Humbahas AKBP Rustam, Kasat Intelkam Polresta Medan Kompol Rama S Putra serta puluhan petugas gabungan dari Poldasu, Polresta Medan dan Polsek Percut Sei Tuan. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *