HeadlineIndeksKriminalitas

Gadis 15 Tahun Digeranyangi di Kuburan Jepang Delitua

MEDAN | Mungkin pria ini memiliki kelain seks. Melihat tubuh molek seorang wanita merasa ingin menerkamnya.

KEPALA BARESKRIMInilah yang dialami Edriadi. Sangkin tak tahan melihat kemolekan tubuh seorang siswi SMA, warga Jalan Sisingamanagaraja Gang Mandailing Kelurahan Siti Rejo III Kecamatan Medan Amplas tanpa pikir panjang menarik dan membekap gadis dibawah umur tersebut masuk ke areal perkuburan Jepang Delitua.

Tanpa rasa takut di tempat peristirahat terakhir manusia itu, pelaku melakukan pelecehan seksual. Bunga (nama samaran) siswi salah satu SMA Negeri di kawasan Delitua itu, dibekap dan dicumbui pelaku secara bringas.

Gadis berusia 15 tahun itu tak dapat melakukan perlawanan ketika digeranyangi oleh pelaku. Puas melampiaskan nafsu setannya, korban ditinggalkan begitu saja.

Demikian dipaparkan Kanit Reskrim Polsek Deli Tua, Iptu Jonathan usai mengamankan pelaku Edriadi, (19/11/2015), di salah satu perkebunan kawasan Patumbak.

Kejadian pelecehan seksual yang dialami Bunga terjadi pada 13 November lalu, setelah keluarga korban melaporkan ke polisi.

“Usia belajar di sekolah, korban yang ingin pulang ke rumahnya di Desa Sidodadi Kecamatan Biru – Biru dengan berjalan kaki berpapasan dengan pelaku. Pelaku menarik dan membekap mulut korban, sembari mencumbui seluruh tubuh korban. Setelah puas, pelaku lalu meninggalkan korban di kuburan Jepang tersebut,” katanya.

Atas perbuatannya yang melanggar hukum elaku dijerat dengan Undang-undang No 23 tahun 2014 tentang perlidungan anak. ” Ancamannya 15 tahun penjara,” pungkas perwira pangkat garis dua tersebut. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button