HeadlineIndeksKriminalitasRegulasi

Ini Komentar Kapolri Tanggapi Mafia Tanah di Sumut

JAKARTA | Komisi III DPR RI meminta Polri mengusut kasus mafia tanah di Sumut. Komisi III juga akan memproses pengaduan korban mafia tanah PT Bumi Mansyur Permai (BMP) melalui kuasa hukumnya, Zakaria Bangun, dalam Panja Penegakan Hukum.

KEPALA BARESKRIMKapolri Jenderal Badrodin Haiti pun akhirnya angkat komentar. Ia mengaku akan melakukan gelar perkara atas pengaduan korban mafia tanah

“Kan soal itu sudah dilaporkan ke Komisi III. Kami nanti akan cek lagi melalui gelar perkara,” ujar Badrodin.

Menurutnya, akan dilakukan gelar perkara ulang jika diperlukan, dan akan dilakukan Polda Sumatera Utara atau Mabes Polri.

“Kalau belum puas, kan bisa digelar. Apakah penyidiknya sudah benar atau belum. Sudah ada penyidiknya, untuk apa bentuk tim investigasi lagi,” tandasnya.

Sementara itu, Kuasa Hukum PT Bumi Mansyur Permai (BMP), Zakaria Bangun mengatakan, pihaknya hadir ke Komisi III meminta agar kasus tanah tersebut segera dituntaskan oleh Polri.

“Kami meminta perlindungan hukum, sekaligus, supaya mafia tanah di Sumatra Utara dituntaskan,” jelasnya.

Selain mengadu ke Komisi III DPR, mereka juga telah meminta bantuan hukum kepada Presiden Joko Widodo untuk menindak mafia tanah yang merambah hutan lindung, menyerobot tanah negara dan tanah masyarakat di Provinsi Sumatra Utara.

Surat tersebut juga ditembuskan kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla, Kapolri, Jaksa Agung serta Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Ferry Mursyidan Baldan. (inl/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button