Wah!!! Ada Juga Kurir Sabu Jaringan Lapas

MEDAN | Kurir sabu yang diduga jaringan lembaga pemasyarakatan (Lapas) diringkus petugas Subdit II Ditres Narkoba Poldasu. Dari tangan tersangka berinisial MAN alias A (28), warga Jalan Purwo, Gang Doa, Kecamatan Lubuk Pakam diamankan 1,5 Kilogram sabu.

KEPALA BARESKRIMDirektur Reserse Narkoba Poldasu, Kombes Pol Reynhard Silitonga melalui Kasubdit II, Kompol Sonny M Nugroho pada wartawan, Selasa (1/12/2015), mengatakan, saat ini pihaknya sedang mengejar 2 tersangka lainnya yang terlibat dalam sindikat ini. Dia juga menguatkan, kalau jaringan narkoba ini dikendalikan bandar yang berada di salah satu lembaga pemasyarakatan yang ada di Sumut.

“Dua orang lagi sedang kita cari masing-masing berinisial I dan J. Dugaan kita sementara kurir ini dikendalikan seorang bandar dari dalam Lapas,”jelasnya.

Dikatakannya, penangkapan tersangka bermula dari adanya informasi transaksi sabu di sekitar Jalan Bakaran Batu, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deliserdang.

Berbekal informasi itu, petugas Subdit II Ditres Narkoba Poldasu segera melakukan penyelidikan ke lokasi yang dimaksud. Tiba di lokasi, petugas langsung melakukan penggeledahan terhadap tersangka. Alhasil dari tangan tersangka ditemukan 5 bungkus sabu seberat 500 gram.

“Usai menggeledah tersangka personel kita kemudian bergerak ke rumah tersangka dan kembali menemukan sabu seberat 1 Kg yang dibungkus dengan plastik di dalam kamar,” urainya.

Sonny menambahkan, rumah tersangka selama ini juga dijadikan tempat penyimpanan sabu di bawah 5 Kg. Kini tersangka sudah diamankan di Mapoldasu.

Menurut pengakuan tersangka, setidaknya dia sudah 4 kali melakoni bisnis ilegalnya itu. Keuntungan yang dia peroleh sekali transaksi bisa mencapai Rp 10 juta.

“Saya baru 4 kali ngantar sabu. Yang terakhir ini rencana mau saya antar ke Tebingtinggi,” tuturnya.

Sebelum terjun sebagai kurir sabu, pemuda legam ini pernah bekerja sebagai seorang sales di salah satu perusahaan swasta yang ada di Medan. Namun karena penghasilannya dirasa kurang mencukupi, tersangka akhirnya tergiur menjadi kurir sabu.

Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 Subs Pasal 112 ayat 2 Undang-Undang (UU) RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (jul/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *