Narapidana Dilarang Berhubungan Badan

PAMEKASAN | Narapidana (napi) dilarang berhubungan badan (biologis) di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

KEPALA BARESKRIMHal itu berdasar kebijakan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemnkum-HAM) yang harus ditaati oleh seluruh Lapas di Indonesia. Sekalipun banyak napi mendesak agar disiapkan fasilitas khusus.

“Bilik asmara itu tidak dibolehkan dan selalu menjadi tuntutan bagi mereka (napi). Tapi karena memang undang-undang mengatur itu, ya kita mau bilang apa,” kata Kusmanto Eko Putro, Kepala Lapas Kelas IIA Pamekasan, Sabtu (5/12/2015).

Pihaknya tidak menampik bila sebagian besar para napi menuntut penyediaan fasilitas tersebut, dengan alasan tuntutan hidup. Apalagi saat istri mereka datang membesuk. “Semuanya menuntut, tapi ada yang bilang ya dan tidak,” ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga sengaja tidak menerbitkan kebijakan lokal berupa penyediaan ruang khusus. Karena bertentangan dengan kebijakan Kemenkum-HAM.

“Jadi kita imbau kepada para napi untuk menahan hawa nafsunya dengan cara olahraga atau berpuasa,” pungkasnya. (inl/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *