Buruh di Sumut Ngadu ke Kantor Gubernur Soal Pengupahan

MEDAN | Puluhan buruh mengatasnamakan DPD Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) mendesak pemerintah mencabut PP 78 Tahun 2015 tentang pengupahan.

KEPALA BARESKRIMAspirasi itu disampaikan buruh melalui aksi unjukrasa di depan Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Selasa (15/12/2015).

Dalam aksinya, para buruh memprotes tindakan Plt Gubernur Sumut, T Erry Nuradi yang menolak meneken besaran kenaikan upah lebih dari 11,5 persen.

“Alasannya, sesuai PP 78 Tahun 2015 kenaikan maksimal 11 persen. Padahal sejumlah daerah lain berani menetapkan upah di atas itu, seperti Jakarta,” kata Sekretaris FSPMI, Willy Agus Utomo

Massa juga mempersoalkan PHK tanpa pesangon yang terjadi di sejumlah perusahaan. Buruh meminta pemerintah menyelesaikan persoalan yang dihadapi 23 TKI asal Sumut yang terkatung-katung di Kuching Malaysia.

“Pulangkan mereka dan tindak PJTKI yang telah menipu mereka,” pungkasnya. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *