HeadlineIndeksKriminalitas

Pulang Praktek | Mobil Dokter Gigi Diterjang Peluru

MEDAN | Dipenghujung tutupnya tahun 2015, tugas berat menanti bagi Kepolisian di wilayah hukum Polresta Medan. Kasus kriminalitas dengan menggunakan senjata api (senpi) meledak di seputaran Jalan Setia Budi Medan.

KEPALA BARESKRIMYang menjadi korban kebringasan pelaku bersenpi diketahui bernama Jeremiah Tarigan. Mobil Toyota Vios BK 1411 JR milik dokter gigi ini, dibrondong oleh orang tak dikenal (OTK) di Jalan Setia Budi Kelurahan Simpang Selayang Kecamatan Medan Tuntungan, (30/12/2015).

Beruntung korban selamat dalam kejadian ini. Namun, kaca belakang sebelah kanan mobilnya pecah, diterjang proyektil peluru yang diduga berasal dari senjata jenis airsoft gun.

Jeremiah mengatakan, kejadian tersebut berlangsung sangat cepat. Saat itu, ia baru saja pulang dari tempat praktik di Jalan Setia Budi, yang berada sekira 2 kilometer dari lokasi penembakan.

“Saya memacu mobil cukup kencang. Tiba-tiba ada satu unit sepeda motor yang dikendarai dua orang, mendekat ke bagian mobil sebelah kanan. Tiba-tiba saya dengar seperti suara letusan senjata. Saya langsung menunduk dan setelah beberapa saat, saya melihat kedua orang itu melarikan diri. Situasi waktu itu cukup sepi dan cepat berlalu,” ujar Jeremiah, Kamis (31/12/2015).

Jeremiah mengaku, tidak mengetahui motif dibalik penembakan itu. Ia membeberkan, tidak memiliki musuh atau bermasalah dengan orang lain.

“Enggak ngerti juga kenapa. Kalau dibilang perampok, mereka enggak menghentikan saya. Pelakunya tidak pakai helm, jadi saya pikir kalau ada orang yang saya kenal yang ingin mencelakai saya, agak konyol, kok mereka enggak pakai helm,” tukasnya.

Kanit Reskrim Polsek Delitua, Iptu Jonathan Hutagalung mengatakan, belum dapat menyimpulkan motif di balik penyerangan tersebut.

Dirinya juga belum dapat memastikan apakah penyerangan tersebut dilakukan dengan menggunakan senjata atau benda-benda lainnya.

“Kita masih menunggu hasil kesimpulan tim Inafis. Mereka masih melakukan olah TKP. Tapi hemat saya, tidak mungkin penembakan itu menggunakan senjata api, karena kalau pakai senjata api, pasti tembus ke dalam mobil. Ini kan tidak,” pungkasnya. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button