Mengungkap Praktek Percaloan Pasport di Imigrasi Polonia (1)

MEDAN | Praktek percaloan kerap dijumpai dan terjadi di kalangan birokrat pemerintahan. Bahkan, prakteknya dilakukan secara terbuka alias terang-terangan dimuka publik.

KEPALA BARESKRIMPemadangan itu seyogiayanya tidak lazim dipertontonkan kepada masyarakat umum. Apalagi bagi orang yang patuh dan taat dengan peraturan dan tata hukum yang telah dibuat oleh pemerintah, baik pusat, provinsi maupun daerah.

Namun nampaknya praktek percaloan seakan-akan tidak bisa dipisahkan di intitusi pemerintahan. Seakan-akan telah mendarah daging melekat kuat.

Walaupun secara kasat mata terpajang imbauan ‘Hindari Calo’. Sepatah kata itu hanya sebatas lipservice saja, seakan-akan institusi birokrasi bebas dari praktek percaloan.

Tapi nyatanya tidak demikian. Bahkan pelaku-pelaku calo diduga sengaja ‘dipelihara’ oleh orang dalam. Seperti yang terpantau di institusi Kantor Imigrasi Kelas I Polonia, belasan bahkan puluhan orang yang ‘berprofesi’ calo ‘bergentayangan’ di kantor kepengurusan pasport.

Dari pantauan bareskrim.com di Kantor Imigrasi Kelas I Polonia, tindakan pelaku calo yang diduga beraktivitas secara ilegal secara terang-terangan dipertunjukan di mata publik. Tanpa segan-segan mereka (calo) meneteng setumpuk berkas ‘konsumen’ berwarna orange dibawa hilir mudik di sekitaran kantor tersebut.

calo pasportJika orang awam yang mengurus sendiri dipastikan tidak akan mungkin membawa banyak berkas bermapkan warna orange. Ini pandangan secara logikanya.

Tontonan itu tak hanya ditunjukan oleh satu orang bahkan lebih dari pada itu. Mondar mandir di areal Kantor Imigrasi Kelas I Polonia tanpa ada kepentingan yang pasti. Praktek percaloan tersebut tidak hanya dilakoni oleh orang pribumi melainkan turunan tionghua ikut terlibat menjalankan praktek jasa kepengurusan pasport.

Sepertinya keberadaan mereka (calo) yang berpraktek secara terang-terangan di muka umum mendapatkan sinyal hijau dari pihak Kantor Imigrasi Kelas I Polonia. Dengan bebasnya mereka keluar masuk dari perkantoran yang seharusnya safety dari pihak-pihak yang tak berkepentingan.

Khususnya bagi pria dan wanita bermata cipit berkulitkan putih tampak dari pantauan bareskrim.com bebas berkeliaran keluar masuk ke ruang-ruangan kerja pegawai Kantor Imigrasi Kelas I Polonia.

Aneh memang dipandang. Melihat orang awam khususnya warga turunan bebas berkeliaran di Kantor Imigrasi Kelas I Polonia. Bahkan, seakan-akan mereka lah yang berkuasa di kantor milik pemerintah tersebut.

calopasportSepak terjangnya sangat lincah mengawal kepengurusan pasport milik ‘pasiennya’. Tak hanya sesama warga turunan yang menjadi konsumennya, juga masyarakat pribumi ikut merasakan jasa kepengurusan pasport yang ditawarkannya.

Selama tiga hari (5-7 Januari 2016), bareskrim.com memantau aktivitas pelayanan Kantor Imigrasi Kelas I Polonia. Hasilnya, orang-orang yang dijumpai di kantor tersebut itu-itu saja. Pertanyaan yang muncul dibenak, ada urusan apa orang-orang tersebut berada tiap hari di Kantor Imigrasi Kelas I Polonia? (bersambung)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *