Mangkubumi ‘Diobok-obok’ Polresta Medan

MEDAN | Ratusan personil yang diturunkan Polresta Medan menghebohkan warga Jalan Mangkubumi, Jumat (22/1/2016). Sebanyak 245 personil gabungan Reskrim dan Narkoba ‘mengobok-obok’ Mangkubumi guna membersihkannya dari peredaran narkoba dan lokalisasi perjudian.

KEPALA BARESKRIMNamun, pembersihan perusak moral itu berjalan mulus. Karena mendapat hadangan warga sekitar Mangkubumi.

Kendati demikian, razia peredaran narkoba dan judi yang dipimpin langsung Kapolresta Medan, Kombes Mardiaz Kusin Dwihananto, didampingi Kasat Reskrim, Kompol Aldi Subartono dan Kasat Narkoba Kompol Wahyudi.

Penggerebekan berlangsung ricuh. Seorang pria mengamuk karena sepeda motornya ikut diperiksa polisi.

“Periksa sepeda motorku. Saya bersih narkoba boleh, bapak cek,” kata pria berbaju kaos hitam tersebut.

Kejadian itu mengundang kemarahan polisi. “Geledah saja. Periksa kelengkapan surat – surat sepeda motornya, kalau tidak lengkap bawa,” kata seorang perwira polisi.

Namun, kejadian itu tidak berlangsung lama, karena warga dan petugas lain yang melihat langsung melerai.

Kapolresta Medan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto mengatakan, sedikitnya tiga rumah dibuka paksa. Dari rumah salah satu diduga bandar narkoba bernama Vijay (27).

“Dari rumah pelaku kita sita 3 kg diduga sabu – sabu, 450 butir pil ektasi, 1 unit brankas,” katanya.

Selain itu, petugas juga mengamankan enam orang, empat amplop ganja, satu ember koin, 8 unit mesin judi jackpot, 1 ember bong alat isap sabu dan satu buah celurit.

“Untuk 3 Kg diduga sabu – sabu akan kita cek labfor. Kasus ini masih kita kembangkan,” pungkasnya.

Pihak kepolisian sempat kewalahan saat membongkar rumah tersangka. Pasalnya, rumah tersebut dikunci dari dalam oleh tersangka.

Sementara itu, pelaku menceburkan diri ke aliran sungai. Namun tak bertahan lama didalam air karena kehabisan nafas dan akhirnya menyerahkan diri. “Setelah diamankan barulah rumah tersebut berhasil dibuka,” pungkasnya. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *