KPPU Soroti Harga Daging Sapi

MEDAN | Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menyoroti perdagangan daging sapi yang kini meresahkan masyarakat Indonesia.

KEPALA BARESKRIMHarga komoditi itu melambung setelah pemerintah mengenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 10 persen terhadap daging sapi impor.

Imbas PPN 10 persen itu membuat harga daging sapi naik jadi Rp120 ribu per kg dari sebelumnya Rp95 ribu per kg. Sedangkan di Jabodetabek, harganya mencapai Rp140 ribu per kg.

“Namun KPPU menyoroti perilaku perdagangannya sehat atau tidak, khususnya tentang kelangkaan daging yang membuat harga bergerak naik di pasar. Jadi bukan pengenaan PPN itu yang berakibat harga daging mahal,” kata R Kurnia Sya’ranie SH MH, Wakil Ketua KPPU di KPPU Kantor Perwakilan Daerah (KPD) Medan Jalan Juanda Medan, kemarin.

Sya’ranie didampingi anggota Komisioner KPPU Dr Drs Chandra Setiawan, MM, PhD, Kamser Lumbanradja, MBA dan Ketua KPPU KPD Medan Abdul Hakim Pasaribu menjelaskan, pada tahun 2016 ini setidaknya KPPU menyoroti tiga hal, yakni kelangkaan daging sapi, terutama importir dinilai tidak transparan. Kemudian masalah harga beras di pasar yang cenderung naik dan masalah karet.

KPPU sendiri sudah menghukum 6 pelaku usaha karet, diantaranya PT Bridgestone Tire Indonesia, PT Sumi Rubber Indonesia, PT Gajah Tunggal Tbk, PT Goodyear Indonesia Tbk, PT Elang Perdana Tyre Industry dan PT Industri Karet Deli.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *