HeadlineIndeksKriminalitas

Guru SMP Diduga Tewas Dibunuh Teman ‘Kencan’ Sesama Jenis

MEDAN (bareskrim.com) | Seorang ‘tamu’ Hotel History Jalan Binjai Km 15,5 Sunggal, ditemukan tewas di atas tempat tidur dengan kondisi bersimbah darah, (5/3/2016) malam.

KEPALA BARESKRIMMengetahui kejadian ini, petugas hotel langsung menghubungi pihak kepolisian. Petugas Polsek Sunggal yang segera datang ke tempat kejadian perkara (TKP) dan setelah melakukan identifikasi lalu memboyong mayat korban ke Rumah Sakit Latersia di Jalan Binjai Km 19.

Namun untuk keperluan otopsi, tak lama kemudian petugas polisi membawa mayat korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Jalan Wahid Hasyim Medan.

Dari keterangan seorang karyawan hotel, Karim (33), dikatakan ‘tamu’ itu bernama Mujiono (54), warga Jalan Serayu Desa Medan Krio Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang, Sumut. Diketahui berprofesi sebagai guru di salah satu SMP Negeri di kawasan Sunggal.

Kabarnya, sekitar pukul 17.00 WIB, Mujiono datang bersama seorang temannya yang juga pria dengan mengendarai sepeda motor. Lalu, memesan kamar. “Mereka terlihat akrab saat berjalan menuju ke kamar yang dipesan,” kata Karim.

Tak lama berselang, kira-kira pukul 19.00 WIB, sambung Karim, tatkala petugas hotel melintas di depan kamar No 2 yang ditempati mereka, terlihat pintu kamar terbuka lebar dan korban tampak telentang bersimbah darah, dengan kondisi ada bekas jeratan di leher dan mulut mengeluarkan darah.

Selanjutnya, menghubungi pihak kepolisian. “Kemungkinan korban tewas karena dibunuh. Sementara temannya yang sama di kamar sudah tak kelihatan,” ujar Karim.

Sementara kabar beredar, diduga korban dan teman pria ada kaitannya dengan percintaan sesama jenis alias homo seksual. “Ngapain pula mereka sengaja menyewa kamar kalau tidak ada maksud tertentu. Logikanya, kira-kira begitu. Kalau membicarakan soal bisnis ngapain maesti sewa kamar hotel,” celetuk warga di lokasi.

Kapolresta Medan Kombes Mardiaz Kusin Dwihananto didampingi Kapolsek Sungggal, Kompol Harry Azhar Harahap di RS Bhayangkara Medan, saat akan dikonfirmasi tidak bersedia memberkan keterangan dan langsung pergi menghindar dari awak media. (jul/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button