HeadlineIndeksSosial

Aktivis LSM Australia Meradang Karena Delay Wing Air

GUNUNGSITOLI (bareskrim.com) | Delay atau istilahnya keterlambatan penerbangan di Indonesia memang bukan barang baru. Hal ini menjadi sebuah kebisaan yang mau tidak mau para penumpang dipaksa untuk memakluminya.

KEPALA BARESKRIMAkan tetapi akan berbeda bila penumpang dari negara lain menanggapinya tentang kondisi penerbangan yang ada di negara ini.

Hal ini terjadi pada penerbangan maskapai Wings Air dengan nomor penerbangan JT 1261, Minggu (13/3/2016) dari Bandara Binaka Gunung Sitoli menuju Bandara Kuala Namu Medan.

Penerbangan yang seyogyanya dilakukan pada pukul 15.15 WIB, delay hingga pukul 16.20 WIB dan akhirnya terbang pada pukul 16.50 WIB. Hal tersebut membuat para penumpang maskapai penerbangan tersebut sangat kecewa dan resah.

Kondisi terlihat dari para penumpang yang berkali-kali melihat di dinding kaca di ruang tunggu penumpang yang langsung menghadap ke landasan Bandara.

Salah seorang aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Internasional Compassion yang bergerak di bidang kemanusiaan untuk ibu dan bayi, lembaga bantuan amal asal negara Australia bernama Petti (24), mengungkapkan kekecewaan atas delay yang dilakukan oleh maskapai Wings Air.

Ia dan rombongan dari organisasinya telah membuat scedule yang rigid untuk melakukan kegiatan amal di beberapa daerah di Indonesia, sehingga dengan terjadinya delay ini mengakibatkan kegiatan-kegiatanya yang telah tersusun bersama tim menjadi berantakan dan cukup sulit untuk dapat direncanakan ulang karena keterbatasan waktu yang ada di Indonesia.

1 2Laman berikutnya
Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
Close
Close