Biaya Sertifikat Mengemudi Mencekik Leher | Warga akan Gugat MSDC

MEDAN (bareskrim.com) | Sahat Simamora (50) warga asal Deliserdang akan menggugat Medan Safety Driving Centre (MSDC) ke pengadilan terkait besaran biaya mendapatkan sertifikat mengemudi dalam proses pengurusan surat izin mengemudi (SIM).

KEPALA BARESKRIMHal itu diungkapkan Simamora dan beberapa orang lainnya kepada awak media, yang mengeluhkan biaya pengurusan untuk mendapatkan SIM di Satuan Lalulintas (Satlantas) Polresta Medan sangat mahal dan memprihatinkan. “Saya akan gugat MSDC ke pengadilan,” tegasnya.

Sahat Simamora diduga menjadi korban pungutan liar (pungli) yang hrus mengeluarkan biaya sebesar Rp 550 ribu hanya untuk menebus sertifikat mengemudi yang dilkeluarkan oleh MSDC, sesuai arahan dan petunjuk dari bagian uji simulator SIM Satlantas Polresta Medan.

Dia mengatakan, pada proses permohonan pembuatan SIM, dia diarahkan pihak Satlantas Polres Deliserdang untuk terlebih dahulu ke bagian uji simulator SIM di Satlantas Polresta Medan Jalan Adi Negoro Medan, untuk mendapatkan sertifikat mengemudi.

Kemudian pihak uji simulator SIM mengarahkan ke MSDC di Jalan Bilal Medan, dan Sahat Simamora terdaftar sebagai nomor peserta 2016.03.01452 dan dikenai biaya Rp 550 ribu yang terlebih dahulu harus mengikuti tes kesehatan dengan biaya Rp 20 ribu dan tes sehat psikologi Rp 50 ribu. Belum lagi biaya SIM Rp 120 ribu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *