HeadlineIndeksKriminalitas

Bripka JPS Tak Dijerat Pasal Pembunuhan Atas Kematian Kader Perindo

MEDAN (bareskrim.com) | Personil Polresta Medan berinisial Bripka JPS ditetapkan sebagai tersangka kasus tewasnya Ketua Partai Perindo Medan Johor, Gidion Ginting.

KEPALA BARESKRIMIa ditetapkan sebagai tersangka bersama R yang merupakan petugas keamanan di Pusat Pasar Medan. Namun, Bripka JPS tidak dijerat dengan pasal pembunuhan atas kasus tewasnya Gidion yang terjadi pada 18 Desember 2015.

Ia hanya disangkakan dengan Pasal 170 KUHPidana subsider P‎asal 335 KUHPidana. “Yang bersangkutan kita persangkakan dalam kasus penganiayaan dan perlakuan tidak menyenangkan. Jadi, bukan pembunuhan, karena alat bukti tidak ada mengarah kesana,” ujar Kasat Reskrim Polresta Medan Kompol Aldi Subartono, (35/3/2016).

‎Aldi mengatakan, pihaknya masih menyidik kasus ini, sehingga tak mau terburu-buru menggunakan pasal pembunuhan kepada tersangka Bripka JPS.

“Kita harus hati-hati. Kita tidak bisa mundur kalau sudah menetapkan orang sebagai tersangka. Tapi kalau nanti jaksa menggunakan pasal itu (pembunuhan) bukan tidak mungkin digunakan. Kita ‎lihat hasil penyidikannya nanti seperti apa,” pungkasnya.

Diberitakan, Gidion Ginting tewas pada 18 Desember 2015 setelah dianiaya sejumlah orang berbadan tegap dan berambut cepak di pos pengamanan Pusat Pasar Medan. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button