Kapolres: Polisi Fokus Pengungkapan Pembunuhan Petugas Pajak

NIAS (bareskrim.com) | Polres Nias telah menetapkan lima tersangka pembunuhan dua petugas pajak, yaitu Parada Toga Fransriaono Siahaan (30) dan Sozanolo Lasa pada Selasa (12/4/2016).

KEPALA BARESKRIMNamun, hingga kini pihak kepolisian belum mendalami dugaan kasus pemerasan yang diduga dilakukan dua petugas pajak tersebut.

“Penyidik sudah menetapkan tersangka. Dokumen yang didapat bahwa surat paksa sebesar Rp 14,7 miliar. Penyidik fokusnya pada perbuatan pidana, mengenai hitungan pajak lebih kompeten bagi petugas pajak,” kata Kapolres Nias AKBP Bazawoto Zebua, Senin (18/4/2016).

Kuasa hukum pelaku Agusman Lahagu (45) bernama Dingin Pakpahan mengatakan, istri tersangka telah menyampaikan ketimpangan pajak tersebut ke Polres Nias.

“Pada tanggal 12 April 2016, kedua korban datang ke rumah tersangka mengantarkan surat paksa. Dalam surat itu dijelaskan, tersangka diberi waktu 2 x 24 jam untuk melunasi utang. Saat itu, beliau langsung merasa pitam. Pilihannya kalau tidak dibayar ya disita semua. Sementara Rp 14, 7 miliar itu dari mana uangnya. Jika dijual asset semuanya tidak akan mencukupi,” akunya.

Tersangka sendiri menunggak pajak pada tanggal 22 Desember 2015. Ia menerima surat dari Kantor Pajak Sibolga yang berisikan tunggakan pajak tahun 2010 dan 2011 sebesar Rp 3.400.000. Namun, tiga bulan kemudian naik menjadi Rp 14,7 miliar. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *