‪Panitia IMI Diduga Dianiaya Oknum Kades

MEDAN (bareskrim.com) | Perlakuan tidak terpuji yang dilampiaskan seseorang diduga oknum kades (kepala desa), terhadap Ahmad Zulfan Parlindungan (26) warga Dusun V Desa Medan Sinembah Kecamatan Tanjungmorawa, akhirnya sampai ke pihak kepolisian, (17/5/2016).

KEPALA BARESKRIMAhmad melaporkan tindakan penganiayaan yang diduga dilakukan oknum kades dan pemuda setempat, pada dirinya ke Mapolsek Patumbak.

Di kantor polisi, Ahmad menceritakan, penganiayaan yang dialaminya berawal saat dirinya melakukan kegiatan event balap sepeda motor (kereta) yang dilaksanakan di sirkuit nonpermanen di Jalan Kebon Kopi, Dusun VI, Desa Patumbak I, Kecamatan Patumbak pada (15/5/2016) .‬

‪Siang itu, Ahmad yang selaku panitia secara iseng mencoba kereta balap di lokasi sirkuit tersebut. Asyik melajukan, keretanya beberapa putaran, seketika seorang pria yang mengaku pemuda setempat (PS) menghampiri dirinya yang menyatakan tidak senang dengan sikap Ahmad.‬

‪”Laki-laki yang tidak dikenal datangi menghampiri, tiba-tiba dia maki saya dengan alasan tidak jelas. Rupanya mungkin dia tidak senang saya tes-tes kereta, padahal saya bilang saya panitia tapi dia tetap nggak percaya,” ungkap Ahmad pada wartawan.

‪Lanjut Ahmad, perdebatan dirinya dengan pemuda tersebut berbuntut panjang. Karena Ahmad melawan, pemuda tersebut lalu memanggil teman-temannya.

Saat itu, Irwansyah Lubis (terlapor) langsung datang tanpa banyak tanya memukuli dan menendang Ahmad.‬ Alhasil, perbuatan Irwansyah itu mengundang puluhan anak-anak OKP yang ada di lokasi datang ikut memukuli Ahmad.

Ahmad yang tak berdaya hanya bisa pasrah dengan pukulan bertubi-tubi mendarat di tubuhnya. Untung kelompok panitia IMI yang lain cepat melerai perkelahian itu. Akibat pengeroyokan itu Ahmad mengalami memar di wajah dan lengan kanannya.

‪”Ngeri kali, saat Irwansyah itu sebelum memukul saya sempat berteriak bahwa dia kades di desa itu. Dan malah kawan-kawan yang melerai juga kena pukul saat itu,” ungkapnya.

Tak terima dengan penganiayaan yang dialaminya itu, Ahmad mendatangi Mapolsek Patumbak untuk membuat laporan. Laporan diterima dengan lampiran nomor: STPL /442/V/2016/SU/ Polresta Medan/ Sek Patumbak dan pemeriksaan saksi lanjutan.

Kanit Reskrim Polsek Patumbak, AKP Ferry Kusnadi SH, saat konfirmasi mengaku telah menerima laporan korban. “Laporan sudah kita terima, dan selanjutnya laporan kita tindak lanjuti,” pungkasnya. (jul/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *