Satu Lagi Korban Awan Panas Sinabung Meninggal

KARO (bareskrim.com) | Cahaya beru Tarigan yang sebelumnya selamat dalam insiden awan panas Gunung Sinabung, akhirnya menghembuskan nafas terakhir. Cahaya merupakan korban kesembilan meninggal dunia pada 30 Mei 2016 pukul 18.00 WIB.

KEPALA BARESKRIMSelasa (31/5/2016) pagi, jenazah ibu dua anak ini langsung dikebumikan di TPU Desa Sukandebi yang berjarak 5 km dari puncak gunung api Sinabung.

Sebelumnya, Cahaya beru Tarigan merupakan satu satunya korban awan panas gunung api Sinabung yang selamat. Tapi Tuhan berkata lain, dalam perawatan intensif medis di RS Adam Malik akhirnya Cahaya menghembuskan nafas terakhirnya.

Meninggalnya cahaya beru Tarigan menambah panjang jumlah korban meninggal dunia akibat awan panas Gunung Sinabung Kabupaten Karo, Sumut.

Keluarga korban menjelaskan, sebelum meninggal dunia Cahaya sempat sehat dan berkomunikasi dengan keluarga. “Kondisinya sempat membaik, namun sebelum meninggal kondisi Cahaya mendadak menurun dan akhirnya meninggalkan kami (keluarga),” terang Risno Sitepu, kerabat korban. (ss/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *