Pengedar Sabu dan Ekstasi Dituntut Hukuman Mati

MEDAN (bareskrim.com) | Dua terdakwa bandar 12 kg sabu dan 20 ribu butir pil ekstasi dituntut dengan hukuman mati. Seorang rekan mereka dituntut dengan hukuman seumur hidup.

KEPALA BARESKRIMTerdakwa yang dituntut dengan hukuman mati, yaitu Tommy warga Pondok Kelapa Medan dan M Arif alias Jon, yang merupakan merupakan narapidana perkara narkoba di Lapas Tanjung Gusta. Sementara yang dituntut dengan hukuman seumur hidup adalah Alim alias Parjan Gohan.

Tuntutan terhadap para terdakwa dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Joice V Sinaga, di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (21/6/2016). Jaksa menilai, ketiganya telah melakukan perbuatan yang diatur dan diancam dengan Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 UU No 35 Tahun. 2009 tentang Narkotika jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

“Menuntut supaya majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini menyatakan terdakwa Alim alias Parjan Gohan, terdakwa Tommy dan terdakwa M Arif alias Jon terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan narkotika golongan I bukan tanaman dengan berat lebih dari 5 gram,” kata Joice di hadapan majelis hakim yang diketuai Farhen.

Dalam persidangan itu, Ketua Majelis Hakim Farhen menanyai ketiga terdakwa. “Kamu tahu dituntut berapa?” tanyanya kepada masing-masing terdakwa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *