Ramadhan Pohan Mantan Calon Walikota Medan Terjerat Kasus Pasal 378 dan 372

MEDAN (bareskrim.com) | Diapit sekira 7 personel kepolisian, Ramadhan Pohan memasuki ruang penyidik Subdit II Hardabangtah Ditreskrimum Polda Sumut, Rabu (20/7/2016) sekira pukul 10.00 WIB.

KEPALA BARESKRIMCemas dan kelihatan lelah, itulah sikap yang ditunjukkan dalam raut wajah Mantan Calon Wali Kota Medan saat diperiksa penyidik. Bahkan, mantan Sekjen Partai Demokrat ini sempat gugup dan menjatuhkan berkas dari meja penyidik.

Pantauan awak media, saat diperiksa, Ramadhan Pohan mengenakan baju bermotif batik warna biru. Menurut sumber yang enggan disebutkan namanya, mengatakan Ramadhan Pohan kerap berkelit saat ditanya penyidik.

Selain itu, kata sumber, Ramadhan Pohan juga acapkali menyangkal pernyataan penyidik. “Tapi sewaktu penyidik menunjukkan rekaman CCTV, Ramadhan Pohan hanya terdiam,” sebut sumber.

Sementara Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Dra Rina Sari Ginting didampingi Kasubdit II Ditreskrimum Polda Sumut, AKBP Frido Situmorang, Kasubdit PID, AKBP J Manurung dan Kasubdit Penmas AKBP MP Nainggolan saat berikan paparan kepada awak media Aula MMC Bid Humas Polda Sumut mengatakan, dalam kasus penipuan dan penggelapan yang diduga dilakukan oleh Ramadhan Pohan telah dilaporkan berdasarkan Laporan Polisi LP/331/III/2016/SPKT I, tanggal 18 Maret 2016, atasnama pelapor Laurenz Henry Hamonangan Sianipar tentang Tindak Pidana Penipuan dan atau Penggelapan dan surat perintah penyidikan nomor
SP-Sidik/170/III/2016/Ditreskrimum tanggal 23 Maret 2016.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *